Bersihkan Rumah Usai Banjir, Keluarga Ini Temukan Foto Adolf Hitler dan Peninggalan Nazi

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:03 WIB
Bersihkan Rumah Usai Banjir, Keluarga Ini Temukan Foto Adolf Hitler dan Peninggalan Nazi
Foto Adolf Hitler yang ditemuka saat membersihkan rumah pasca banjir.[ STADTARCHIV HAGEN via The Sun]

Suara.com - Satu keluarga di Jerman tak sengaja menemukan foto Adolf Hitler di balik tembok yang hancur akibat bencana banjir bulan lalu.

Menyadur The Sun Kamis (5/8/2021), selain foto Adolf Hitler, keluarga itu juga menemukan, masker gas, buku-buku hingga sepucuk pistol.

Harta karun itu ditemukan Sebastian Yurtseven saat ia membersihkan rumah bibinya yang terletak di kota Hagen.

Pria yang bekerja sebagai guru sejarah itu awalnya menemukan sebuah tumpukan di lubang eternit. Setelah dibuka, ditemukan surat kabar Westfalenpost dari tahun 1945.

Sebastian kemudian membuka eternit tersebut dan menemukan buku-buku literatur NSV, foto Adolf Hitler, serta catatan wanita hamil.

Sebastian dan bibinya mengatakan mereka tidak tahu ada warisan Nazi di balik eternitnya. Mereka membeli rumah itu pada 1960-an.

"Saya merinding. Saya tidak berpikir itu akan berubah menjadi penemuan besar." ujar Sebastian Yurtseven kepada media lokal.

Sepucuk pistol yang diduga peninggalan Nazi.[STADTARCHIV HAGEN via The Sun]
Sepucuk pistol yang diduga peninggalan Nazi.[STADTARCHIV HAGEN via The Sun]

Media lokal melaporkan bangunan itu adalah bekas markas organisasi Kesejahteraan Rakyat Sosialis Nasional (NSV). Organisasi itu mendistribusikan masker, makanan, dan evakuasi anak-anak pada masa perang.

Sejarawan percaya jika benda-benda itu kemungkinan dibuang sebelum pasukan AS merebut kota itu pada April 1945.

Benda-benda tersebut saat ini sudah diamankan oleh petugas arsip kota Hagen untuk diperiksa dan disimpan dalam 12 kotak.

Dr Ralf Blank, kepala arsip kota Hagen, mengatakan itu adalah penemuan langka karena hanya ada sedikit sumber asli tentang NSV, yang merupakan cabang partai Nazi dan memiliki sekitar 17 juta anggota pada tahun 1943.

Tujuan dibentuknya NSV adalah untuk menggantikan organisasi kesejahteraan seperti Palang Merah dan badan amal gereja dan untuk menyebarkan ideologi Nazi.

NSV juga bertugas mengorganisir sumbangan pakaian musim dingin kepada orang miskin dan perawatan medis bagi para korban serangan bom.

"Ini adalah penemuan yang sangat penting. Ini menyoroti tindakan dan aktivitas badan-badan Nazi di tingkat lokal," jelas Dr Ralf Blank.

Pihak berwenang kota Hagen bersama dengan Kantor Arsip Westphalia dari Asosiasi Regional Westphalia-Lippe akan melestarikan temuan itu. Beberapa dokumen akan dipamerkan di museum kota Hagen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Unik Letusan Gunung Tambora, Hasilkan Penemuan Cikal Bakal Sepeda

Fakta Unik Letusan Gunung Tambora, Hasilkan Penemuan Cikal Bakal Sepeda

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:49 WIB

Jerman Kirim Kapal Perangnya ke Laut Cina Selatan dan Pasifik

Jerman Kirim Kapal Perangnya ke Laut Cina Selatan dan Pasifik

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:34 WIB

Olimpiade Tokyo: Luka Doncic Bawa Slovenia ke Semifinal Usai Kalahkan Jerman

Olimpiade Tokyo: Luka Doncic Bawa Slovenia ke Semifinal Usai Kalahkan Jerman

Sport | Selasa, 03 Agustus 2021 | 15:06 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB