CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Picu Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Covid-19?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Senin, 09 Agustus 2021 | 07:47 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Picu Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Covid-19?
CEK FAKTA Vaksin Picu Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Covid-19. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan vaksinasi Covid-19 memicu mutasi virus baru yang lebih berbahaya dari virus corona.

Narasi ini dibagikan melalui video di kanal YouTube Bossman Mardigu. Video ini berisi laporan informasi terkait Covid-19.

Secara keseluruhan, video membahas mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi masyakarat. Kondisi ekonomi di Tanah Air disebut pada akhirnya akan berubah.

Namun di menit 2:47, terdapat pernyataan mengenai mutasi baru yang dipicu karena vaksin. Informasi dalam video menyatakan setiap orang harus terus bertahan hingga beberapa tahun kedepan, karena pandemi masih berlangsung.

Pandemi disebut tidak berakhir karena sifat mutan virus corona. Mutasi Covid-19 akan terus bermunculan, dan bahkan semakin berbahaya karena vaksinasi.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

"KITA TERBUNUH OLEH COVID SECARA TIDAK LANGSUNG & VAKSIN BISA MENUSUK DARI BELAKANG! - Mardigu Wowiek"

CEK FAKTA Vaksin Picu Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Covid-19. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Vaksin Picu Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Covid-19. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

baca juga

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- media jaringan Suara.com, informasi vaksin memicu mutasi virus corona yang lebih berbahaya tidak benar.

Setelah melakukan penelusuran, ditemukan fakta bahwa Covid-19 adalah virus yang dapat bermutasi menjadi varian baru. Namun, mutasi virus corona yang muncul sifatnya sama dan tidak semakin ganas.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM), Eijkman Amin Soebandrio mengatakan vaksinasi Covid-19 saat ini masih efektif untuk menghadapi virus corona maupun varian baru. Hal ini dikarenakan belum ada terjadi perubahan struktur virus corona.

Pendapat serupa juga diutarakan Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito. Ia membantah kabar soal vaksinasi dapat menyebabkan varian baru virus corona.

Wiku menyampaikan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menegaskan vaksinasi tidak bisa membuat virus corona bermutasi menjadi varian baru. WHO sendiri telah mengungkap faktor yang menyebabkan virus corona bermutasi.

Dalam penjelasannya, Covid-19 bermutasi karena virus corona menyebar secara luas dalam populasi yang besar serta menginfeksi banyak orang. Ketika virus menyebar luas dalam suatu populasi dan menjangkiti banyak orang, kemungkinan besar akan bermutasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siti Fadilah Ragukan Covid-19: Kalau Masih Punya Kepentingan ya Pandemi Terus

Siti Fadilah Ragukan Covid-19: Kalau Masih Punya Kepentingan ya Pandemi Terus

Jawa Tengah | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:17 WIB

Vaksinasi Merdeka Sudah Sasar 70 Persen Warga Kecamatan Makasar Jaktim

Vaksinasi Merdeka Sudah Sasar 70 Persen Warga Kecamatan Makasar Jaktim

Jakarta | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:03 WIB

Ahli Khawatir Munculnya Gabungan Varian Virus Corona, Ini Risikonya

Ahli Khawatir Munculnya Gabungan Varian Virus Corona, Ini Risikonya

Health | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:14 WIB

COVID-19 Terus Berkembang, Selain Varian Delta akankah ada yang Baru Lagi?

COVID-19 Terus Berkembang, Selain Varian Delta akankah ada yang Baru Lagi?

Jawa Tengah | Senin, 09 Agustus 2021 | 06:42 WIB

Keluarga Protes Pasien Meninggal dengan Luka Lebam, Ini Kata RSUP Adam Malik

Keluarga Protes Pasien Meninggal dengan Luka Lebam, Ini Kata RSUP Adam Malik

Sumut | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:05 WIB

Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 Jatuh ke Liang Lahat, Respon Keluarga Jadi Sorotan

Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 Jatuh ke Liang Lahat, Respon Keluarga Jadi Sorotan

Banten | Senin, 09 Agustus 2021 | 07:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×