Bocah Peretas Situs Setkab: Sudah Ratusan Kali Serang Website di Luar Negeri

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Senin, 09 Agustus 2021 | 18:01 WIB
Bocah Peretas Situs Setkab: Sudah Ratusan Kali Serang Website di Luar Negeri
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Fakta baru terungkap dibalik kasus peretasan situs milik Sekretariat Kabinet atau Setkab RI. Terungkap bahwa pelaku ternyata remaja belasan tahun yang telah melakukan kejahatan siber ratusan kali.

Kepala Bagian Penerangan Umum atau Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut kedua pelaku yakni berinisial BS (18) dan ML (17) berasal dari Sumatera Barat.

"BS telah melakukan peretasan di dalam dan luar negeri sebanyak 650 website," kata Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2021).

Bareskrim Polri sebelumnya menangkap BS dan ML di wilayah Sumatera Barat. Mereka merupakan pelaku peretas situs setkab.go.id milik Setkab RI.

"Saat ini BS diamankan di Bareskrim Polri, sedangkan ML diamankan dan dititipkan di Bapas (Balai Pemasyarakatan) Anak di Cipayung Jakarta Timur," ujar Ramadhan.

Ramadhan mengemukakan peretasan terhadap situs Setkab RI dilakukan kedua tersangka pada 30 Juli 2021. Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda.

"ML melakukan peretasan laman Setkab RI dan meminta BS melakukan defacing terhadap website Setkab dengan cara mengubah tampilan website dengan tidak semestinya," tuturnya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 46 Ayat (1) Ayat (2) dan Ayat (3) Juncto Pasal 30 Ayat (1) Ayat (2) Ayat (3), Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1), Pasal 90 Juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Berulang Kali

baca juga

Situs milik Setkab RI sebelumnya diretas oleh oknum tidak bertanggung. Mereka mengubah tampilan laman setkab.go.id menjadi hitam dengan foto seorang demonstran membawa bendera merah putih. Dalam laman tersebut tertulis keterangan "Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake".

Hingga Selasa (3/8/2021) sekitar pukul 09.00 WIB situs setkab.gi.id belum bisa diakses. Tertera keterangan jika situs tersebut sedang dalam perbaikan.

"Kami akan segera kembali! Mohon maaf untuk ketidaknyamanannya, saat ini kami sedang melakukan update sistem. - Sekretariat Kebinet RI" tulisnya.

Diketahui peretasan terhadap situs Sekretariat Kebinet RI bukan kali ini saja terjadi. Pada 24 Desember 2015 situs mereka juga pernah diretas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesal Gajinya Kecil, Dosen Retas Situs hingga Pelayanan Kampus Lumpuh

Kesal Gajinya Kecil, Dosen Retas Situs hingga Pelayanan Kampus Lumpuh

News | Senin, 04 Maret 2019 | 20:56 WIB

Situs Setkab Diretas Dan Dipasangi Gambar Tengkorak

Situs Setkab Diretas Dan Dipasangi Gambar Tengkorak

News | Kamis, 24 Desember 2015 | 22:33 WIB

Terapkan "Whistle Blowing System," Setkab Lindungi Pengadu

Terapkan "Whistle Blowing System," Setkab Lindungi Pengadu

News | Selasa, 29 September 2015 | 14:22 WIB

Terkini

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Bekaci | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:39 WIB

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×