Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Lukai Majikan, Kemlu Pastikan Pendampingan Hukum

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 10 Agustus 2021 | 22:33 WIB
Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Lukai Majikan, Kemlu Pastikan Pendampingan Hukum
Aksi pekerja migran asal Indonesia yang diduga menganiaya majikannya di Taiwan. [Akun Instagram @camerapenjurunews]

Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang pekerja migran asal Indonesia di Kota Yilan, Taiwan diduga menyiksa majikannya.

Dalam video yang diunggah akun @camerapenjurunews di Instagram, tampak pekerja migran melukai leher nenek yang dijaganya dengan pisau dapur.

Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran video tersebut, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengakui telah mendapat informasi.

Judha mengatakan, Kemenlu telah berkoordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei terkait dugaan kasus seorang PMI yang melukai majikan. 

"Kemlu telah berkoordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei terkait dugaan kasus seorang PMI yang melukai majikannya," ujar Judha saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (10/8/2021) malam.

Judha menuturkan bahwa PMI yang menyerang majikannya berinisial PL, saat ini sudah ditahan oleh pihak kepolisian setempat. 

Adapun majikannya yang merupakan seorang nenek, mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"KDEI mendapat informasi bahwa PMI dengan inisial PL telah menyerang majikannya menggunakan pisau dapur. Majikan mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat. Sedangkan PL saat ini dalam tahanan pihak kepolisian," kata dia 

Tak hanya itu, Judha mengatakan KDEI Taipei, telah meminta akses untuk bertemu dengan pekerja migran tersebut. KDEI kata Judha juga telah menghubungi pihak agensi penyalur .

baca juga

"KDEI telah meminta akses kepada kepolisian setempat untuk bertemu dengan PL. KDEI juga telah menghubungi pihak agensi," tutur Judha.

Lebih lanjut Judha menuturkan Kemenlu dan KDEI Taipei akan terus memantau dan melakukan pendampingan hukum terhadap PL. Hal tersebut agar hak-hak yang bersangkutan terpenuhi.

"Selanjutnya Kemlu dan KDEI akan memonitor dan melakukan pendampingan hukum terhadap PL untuk memastikan terpenuhinya hak-hak yang bersangkutan sesuai hukum Taiwan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Mengirimkan 271 Pekerja Migran ke Jepang

Indonesia Mengirimkan 271 Pekerja Migran ke Jepang

Bisnis | Minggu, 08 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Ratusan Pekerja Migran Asal NTT Telantar di Nunukan, Butuh Pertolongan!

Ratusan Pekerja Migran Asal NTT Telantar di Nunukan, Butuh Pertolongan!

Sulsel | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:20 WIB

TKW Cianjur Diduga Menjadi Korban Kekerasan di Arab Saudi

TKW Cianjur Diduga Menjadi Korban Kekerasan di Arab Saudi

Bogor | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:01 WIB

Terkini

Smartphone Photography: Rahasia Foto Profesional Tanpa Peralatan Mahal

Smartphone Photography: Rahasia Foto Profesional Tanpa Peralatan Mahal

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:00 WIB

PTPP Raih Kontrak Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar

PTPP Raih Kontrak Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Senilai Rp400 Miliar

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:59 WIB

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

×