Viral Pria Sebut Aksesoris Mobil Ini Haram, Langsung Dicopot Dilempar Lewat Jendela

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 11 Agustus 2021 | 10:46 WIB
Viral Pria Sebut Aksesoris Mobil Ini Haram, Langsung Dicopot Dilempar Lewat Jendela
Pria sebut salah satu aksesoris mobil sebagai benda haram (tiktok)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria mencopot dan membuang salah satu aksesoris yang ada di mobilnya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok pada (25/7/2021) tampak seorang pria duduk di kursi kemudi mobil.

Ia lantas menyebut ada sebuah benda di mobilnya yang haram dan layak untuk dibuang.

Benda yang dimaksud oleh pria tersebut ialah aksesoris yang terpasang di salah satu bagian sabuk pengaman

Apabila benda tersebut dipasang di colokan sabuk pengaman maka alarm pengingat tidak akan berbunyi meskipun si pengemudi tidak memakai sabuk pengaman.

Namun jika benda itu dilepas, maka alarm pengingat sabuk pengaman akan berbunyi terus.

Karena hal itu dinilai membahayakan, maka pria tersebut memilih untuk membuang aksesoris itu.

"Baru tahu benda ini haram, jadi kita buang je lah," tulisnya dalam video yang diunggah, dikutip suara.com, Rabu (11/8/2021).

Ia pun segera mencopot aksesoris tersebut dan melemparkannya ke luar mobil lewat jendela.

Pria sebut salah satu aksesoris mobil sebagai benda haram (tiktok)
Pria sebut salah satu aksesoris mobil sebagai benda haram (tiktok)

Para warganet yang melihat video tersebut lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka memberikan penjelasan terkait fungsi dari aksesoris tersebut.

"Benda itu untuk mematikan alarm jika seatbelt tidak dipakai oleh pengguna mobil, makanya dibuang untuk menghindari tidak memakai seatbelt," komentar salah seorang warganet.

"Itu alat buat matiin alarm peringatan sabuk pengaman. Bagi umat Islam sesuatu yang membahayakan bagi diri kita itu diharamkan, gitu maksudnya," ujar warganet lain.

"Jadi itu aksesoris tambahan biar nggak ada peringatan yang bunyi karena nggak pakai sabuk pengaman saat mobil berjalan," sahut warganet lain.

"Menyadari bahwa itu berefek negatif, makanya dianggap haram. Karena membahayakan saat mengemudi," ujar salah satu warganet.

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antimainstream! Pengantin Pilih Foto di Kuburan, Aksinya Tuai Perdebatan

Antimainstream! Pengantin Pilih Foto di Kuburan, Aksinya Tuai Perdebatan

Hits | Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:47 WIB

Tuntun Akad Nikah Warga, Kiai di Rangkas Bitung Wafat Usai Baca Syahadat

Tuntun Akad Nikah Warga, Kiai di Rangkas Bitung Wafat Usai Baca Syahadat

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:39 WIB

Viral Kisah 'Tuyul' ATM: Bantuan Uang PKH Selalu Lenyap Saat Titip Saudara

Viral Kisah 'Tuyul' ATM: Bantuan Uang PKH Selalu Lenyap Saat Titip Saudara

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:31 WIB

Lawak! Emak-emak Gabut, Naik Sapu Terbang: Hayu Olah Raga

Lawak! Emak-emak Gabut, Naik Sapu Terbang: Hayu Olah Raga

Kaltim | Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:51 WIB

Pasang Wifi Pararel Bareng Tetangga, Berakhir Emosi Ternyata Dipakai Bujang Sedesa

Pasang Wifi Pararel Bareng Tetangga, Berakhir Emosi Ternyata Dipakai Bujang Sedesa

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:38 WIB

Istri Pasrah Dikado Lingerie, Kata Suami Biasa Saja Tapi Lubang Celana Tak Bisa Dipercaya

Istri Pasrah Dikado Lingerie, Kata Suami Biasa Saja Tapi Lubang Celana Tak Bisa Dipercaya

Hits | Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:36 WIB

Terkini

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:13 WIB

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:10 WIB

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:48 WIB

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB