RS di DKI Sempat Kolaps Akibat Ledakan Covid-19, Anies: Pentingnya Menahan Kasus Baru

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:58 WIB
RS di DKI Sempat Kolaps Akibat Ledakan Covid-19, Anies: Pentingnya Menahan Kasus Baru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau tenda darurat bagi ruang inap pasien COVID-19 di RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). [ANTARA/Mentari Dwi Gayanti]

Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengakui sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta sempat kolaps akibat hantaman ledakan Covid-19 gelombang kedua sepanjang Juli 2021 lalu. Tercatat ada 140 RS yang kewalahan.

Anies mengatakan saat itu pihaknya sempat menambah tempat tidur dari semula hanya enam ribu tempat tidur, menjadi 11 ribu tempat tidur dengan memanfaatkan sejumlah ruangan rumah sakit yang masih kosong.

Anies dalam rekaman video Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, menyebut meski telah ditambah, jumlah pasien yang datang tetap jauh lebih banyak dari fasilitas kesehatan.

Pada ledakan gelombang kedua kasus harian di Jakarta sempat menyentuh 14.000 kasus per hari, kemudian kasus harian itu stagnan di angka sekitar 12.000 sehari. Sementara jumlah kasus aktif di puncak ledakan COVID-19 pada 16 Juli 2021 lalu mencapai 113.000 kasus.

"Di awal gelombang dua itulah, pada saat kita berkejaran dengan penambahan kasus baru, ini pentingnya menahan kasus baru dan kasus aktif, karena kapasitas kesehatan kita bukannya tidak ada batas, jelas ada batasnya. Bila batas itu terlewati, maka kapasitas kesehatan kita kolaps, jumlah yang harus dirawat lebih banyak dari jumlah tempat tidur dan kamar untuk perawatan," kata Anies.

Akan tetapi, kata Anies, walau sempat berada di posisi sulit, namun ledakan Covid-19 gelombang kedua di Jakarta berhasil diredam lewat berbagai macam kegiatan, salah satunya adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kemudian menjadi PPKM level 4 setelah adanya penurun kasus di Jakarta.

"Kini alhamdulilah beban kapasitas kesehatan kita sudah turun di mana keterisian tempat tidur di seluruh rumah sakit di Jakarta hanya 33 persen saja, sementara keterisian tempat tidur di ruang ICU 59 persen," ucap Anies.

Berdasarkan pemantauan, pada puncak ledakan kedua keterisian tempat tidur memang di atas 90 persen, bahkan sejumlah rumah sakit sampai membuat tenda darurat untuk menampung pasien.

Karena banyaknya RS yang sudah kosong, Anies memutuskan sebagian fasilitas kesehatan itu kini dialihkan untuk pasien non Covid-19.

"Karena beban kapasitas sudah turun, maka kapasitas perawatan Covid-19 diturunkan untuk memberi ruang bagi pasien non Covid," ucapnya.

Anies menyebut bahwa penurunan beban rumah sakit sekarang ini berimbas langsung pada turunnya tingkat kematian akibat COVID-19 karena banyak pasien yang mendapatkan perawat yang lebih maksimal.

Saat ini jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protap COVID-19 berkisar dari 40 hingga 50 orang. Angka ini sudah merosot drastis jika dibandingkan dengan kondisi pada ledakan kedua, dimana jumlah pemakaman dengan protap COVID -19 mencapai 400 sehari.

Perlu diingat, pemakaman menggunakan tata cara khusus ini dilakukan pada pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19 dan kepada pasien meninggal dunia sebelum hasil tes PCR dikeluarkan.

"Sejak pertengahan bulan Juni 2021, angka pemakaman dengan protap Covid naik pesat, hingga puncaknya di tanggal 10 Juli 2021. Pada saat itu, 400 saudara kita dimakamkan dengan protokol Covid setiap harinya. Sedangkan kematian terkonfirmasi COVID-19 yang sudah keluar hasil tesnya sempat mencapai angka 200-an setiap hari," tutur Anies. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memperbaiki Salah Nama Sertifikat Vaksin Covid-19, Tak Perlu Keluar Rumah

Cara Memperbaiki Salah Nama Sertifikat Vaksin Covid-19, Tak Perlu Keluar Rumah

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:47 WIB

2 Link Pendaftaran Vaksin Covid dari pedulilindungi.id dan loket.com

2 Link Pendaftaran Vaksin Covid dari pedulilindungi.id dan loket.com

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:14 WIB

1.270 Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal Dunia, Total Kematian Capai 116.366 Orang

1.270 Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal Dunia, Total Kematian Capai 116.366 Orang

Sumbar | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:15 WIB

Viral Nakes Dapat Teror Makanan Dicampur Tanah Kuburan: Selamat Dihantui

Viral Nakes Dapat Teror Makanan Dicampur Tanah Kuburan: Selamat Dihantui

News | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 20:54 WIB

Terkini

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB