Epidemiolog Sebut Jakarta Sudah Bisa Turun ke PPKM Level 2, Ini Alasannya

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 09:04 WIB
Epidemiolog Sebut Jakarta Sudah Bisa Turun ke PPKM Level 2, Ini Alasannya
ILUSTRASI: Sejumlah warga menyaksikan pertandingan sepak bola di kawasan Petamburan, Jakarta, Senin (9/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di DKI Jakarta sudah bisa diturunkan hingga ke level 2.

Dicky menjelaskan, laju penularan atau positivity rate di Ibu Kota sudah di bawah 10 persen, meski belum di bawah standar aman WHO, penurunan level pembatasan sudah mulai bisa dilakukan.

"Untuk Jawa Bali bisa turun levelingnya, untuk Jakarta mungkin bisa ke level 2, disinilah indikatornya tetap harus dilihat tes positivity rate, kematian, hunian rumah sakit, tapi harus lebih detail berapa di ICU, berapa yang pakai ventilator, bukan hanya persentase keterisian, termasuk kapasitas testingnya apa dia sudah mencapai 10 persen," kata Dicky saat dihubungi, Senin (16/8/2021).

Diketahui, positivity rate di Jakarta dalam sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,0 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Sementara untuk PPKM luar Jawa-Bali, Dicky menyebut masih perlu diperpanjang dengan level tinggi 4, sebab penularan sudah mulai meluas dan kapasitas fasilitas kesehatan di sana tidak sebagus di Jawa-Bali.

Dicky menyebut tidak perlu menunggu tes PCR untuk mengisolasi seseorang di daerah dengan keterbatasan faskes, cukup dengan melihat gejala awal dan rapid tes antigen saja.

"Testing tidak usah dikejar PCR, kalau rapid tes antigen sulit ya yang penting ada analisa kasus awal, bahkan dengan melihat gejala atau surveillance syndrome, nakes dibekali dengan semacam checklist sederhana untuk menemukan terduga kasus untuk segera dilakukan isolasi," tegasnya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali akan berakhir pada hari ini, namun belum ada keputusan dari pemerintah diperpanjang atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Sabu, Pengendara di Sumut Ditangkap di Pos Penyekatan PPKM

Bawa Sabu, Pengendara di Sumut Ditangkap di Pos Penyekatan PPKM

Sumut | Senin, 16 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Edy Rahmayadi Sebut Sumut Terus Batasi Mobilitas Masyarakat

Edy Rahmayadi Sebut Sumut Terus Batasi Mobilitas Masyarakat

Sumut | Senin, 16 Agustus 2021 | 06:30 WIB

Jokowi Klaim PPKM Mampu Turunkan BOR Secara Nasional

Jokowi Klaim PPKM Mampu Turunkan BOR Secara Nasional

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 21:50 WIB

PPKM Diperpanjang Lagi atau Tidak?

PPKM Diperpanjang Lagi atau Tidak?

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 20:34 WIB

Syarat Naik Pesawat Terbaru

Syarat Naik Pesawat Terbaru

News | Minggu, 15 Agustus 2021 | 20:03 WIB

Dinilai Baik dalam Terapkan Prokes, Pangandaran Siap Terima Wisatawan

Dinilai Baik dalam Terapkan Prokes, Pangandaran Siap Terima Wisatawan

Jabar | Minggu, 15 Agustus 2021 | 19:53 WIB

Protes PPKM Pakai Bikini Jadi Tersangka, Dinar Candy: Yang Adil! Aku Tidak Mencuri

Protes PPKM Pakai Bikini Jadi Tersangka, Dinar Candy: Yang Adil! Aku Tidak Mencuri

Surakarta | Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:42 WIB

Terkini

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:54 WIB

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:53 WIB

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:43 WIB

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:37 WIB

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:59 WIB

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB