Jokowi: kalau Pelajar Sudah Divaksin Silakan Belajar Tatap Muka

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:45 WIB
Jokowi: kalau Pelajar Sudah Divaksin Silakan Belajar Tatap Muka
Presiden Joko Widodo (Jokowi ) melakukan video conference dengan sejumlah pelajar saat pelaksanaan Vaksinasi massal untuk pelajar, Kamis (19/8/2021). (Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sekolah tatap muka dapat dilakukan jika seluruh pelajar di Indonesia sudah divaksinasi Covid-19.

Hal ini dikatakan Jokowi saat berdialog melalui video conference dengan Bupati Gowa Adnan Purichtna Ichsan dan Kepala BIN Daerah Sulawesi Selatan Brigjen TNI Dwi Surjadmodjo dalam acara vaksinasi massal untuk pelajar Kamis (19/8/2021).

"Kalau sudah divaksin silakan dilakukan langsung belajar tatap muka," ujar Jokowi di SMPN 3 Mejayan, Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

Jokowi menuturkan izin sekolah tatap diberikan karena sudah ada surat keputusan bersama (SKB) 4 Menteri, yang menyatakan tiap sekolah wajib memberikan layanan belajar tatap muka terbatas setelah seluruh pendidik dan tenaga kependidikan menerima vaksin Covid-19.

Adapun SKB tersebut ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

"Karena kan SKB 4 menteri sudah ada," kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi ) melakukan video conference dengan sejumlah pelajar saat pelaksanaan Vaksinasi massal untuk pelajar, Kamis (19/8/2021). (Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi ) melakukan video conference dengan sejumlah pelajar saat pelaksanaan Vaksinasi massal untuk pelajar, Kamis (19/8/2021). (Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga memerintahkan Bupati Gowa dan BIN daerah Sulawesi Selatan untuk segera menghabiskan stok vaksin.

"Untuk Pak Bupati nanti kalau datang vaksin langsung habiskan, minta lagi, karena vaksin kita mulai minggu-minggu ini akan datang banyak sekali. Jadi kalau vaksinnya datang segera habiskan, minta lagi, habiskan lagi," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengharapkan dengan percepatan vaksinasi, segera terbentuk kekebalan komunal. Sehingga masyarakat Indonesia dapat terlindungi dari penyebaran Covid-19

"Segera terjadi kekebalan komunal herd immunity. Sehingga kita bisa terproteksi terlindungi dari covid-19. Harapan kita itu dan kita juga berdoa terus memohon kepada Allah SWT agar covid segera hilang dari Bumi Pertiwi Indonesia. Semuanya sehat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:37 WIB

Polisi Tangkap Orang Posting Desain Kaos dengan Tulisan Jokowi 404: Not Found

Polisi Tangkap Orang Posting Desain Kaos dengan Tulisan Jokowi 404: Not Found

Surakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:10 WIB

Dinkes DKI Klaim Harga Tes PCR Sudah Murah Sebelum Diminta Jokowi

Dinkes DKI Klaim Harga Tes PCR Sudah Murah Sebelum Diminta Jokowi

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Kabareskrim Klaim Jokowi Tak Berkenan Polisi Responsif Kasus Mural 404 Not Found

Kabareskrim Klaim Jokowi Tak Berkenan Polisi Responsif Kasus Mural 404 Not Found

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB