Ini Pesan Menpora usai Anugrahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:13 WIB
Ini Pesan Menpora usai Anugrahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai
Menpora, Zainuddin Amali. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali menganugerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya dan Purna Bhakti kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (16/8/2021) siang. Kegiatan ini dilakukan secara virtual sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya dan Purna Bhakti kepada PNS di lingkungan Kemenpora ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Joko Widodo bernomor 84/TK/2021 tentang penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Dalam sambutannya, menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya baik yang sudah mengabdi 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun dan yang Purna Bhakti karena telah melalui perjalanan karir yang panjang sebagai PNS. 

Menurut Amali, hal itu harus disyukuri karena hal itu menujukan bahwa mereka berada di koridor dan jalur birokrasi yang benar. Sebab tidak sedikit juga orang yang tidak bisa mencapai 30 tahun, 20 tahun bahkan 10 tahun berkarir sebagai PNS diakibatkan berbagai halangan.

“Oleh karena itu, kita perlu disyukuri, bapak dan ibu perlu mensyukuri pada Tuhan Yang Maha Kuas,a Allah SWT bahwa sampai dengan hari ini bapak dan ibu masih bisa mendarmabaktikan karya-karya terbaiknya sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga ini dengan sebaik-baiknya, dengan perangkat perjalanan karir. Insya Allah tanpa cacat,” kata Amali.

Amali mengatakan, menjalani karir sebagai PNS hingga mencapai 30 tahun tentu telah melewati suka, duka dan berbagai dinamika. Dan bahkan berpindah-pindah unit atau tempat aktivitas selama di Kemenpora ini. Namun, menurutnya, hal itulah yang menjadi hakekat sebagai abdi negara dan pegawai negeri sipil.

Dengan demikian, Menpora Amali berharap pemberian Satyalancana ini bukan hanya sekedar benda yang disematkan di dada kiri penerimanya. Namun sekaligus menjadi kebanggaan dan menjadi kewaspadaan dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai birokrat 

“Tentu ada panduan-panduan yang sudah menjadi arahan untuk melaksanakan kegiatan di tempatnya masing-masing. Saya berharap itu dijadikan pedoman dan secara terus menerus selalu diingat tugas-tugas sebagai pegawai negeri sipil,” pesannya.

Disisi lain, dia menghimbau kepada para pegawai Kemnpora tersebut untuk selalu mengupgrade diri, sehingga bekerja berprilaku dan betindak sesuai kaidah dan norma aparatur sipil negara. 

“Mudah-mudahan bapak dan ibu selalu mengingat apa yang saya pesankan ini. Insya Allah kalau kita berjalan di koridor itu, maka kita akan selamat sampai ke akhir pengabdian,” harapnya.

Akhirnya, Menpora Amali mengucapkan selamat para PNS yang mendapatkan Satyalancana dengan pengabdian 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun dan juga kepada PNS yang sudah Purna Bhakti.

“Terimakasih atas pengabdiannya selama ini, terimakasih atas dedikasinya selama ini dan terimakasih atas segala kebaikan yang sudah diberikan dan sudah berkontribusi positif terhadap eksistensi Kementerian Pemuda dan Olahraga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, dalam laporannya menyampaikan, bahwa Satyalancana Karya Satya merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10 tahuan, 20 tahun atau 30 tahun lebih dan mereka secara terus-menerus menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi pegawai lainnya.

Adapun PNS yang mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya tahun 2021 ini sebanyak berjumlah 148 dengan rincian Satyalancana dengan masa bakti 30 tahun berjumlah 12 orang, masa bakti 20 tahun sebanyak 7 orang dan masa bakti 10 tahun sebanyak 129 orang.

Sementara itu, untuk PNS yang mendapat penghargaan Purna Bhakti atau yakni PNS yang memasuki masa pensiun sehingga penghargaan diberi atas kinerja dan dedikasinya selama masa kerjanya. PNS Kemenpora yang memasuki masa Purna Bhakti sebanyak 31 orang antara lain eselon II sebanyak 2 orang, eselon III berjumlah 10 orang serta eselon IV sebanyak 10 orang dan pelaksana 9 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpora: Training Camp di Cibubur untuk Pelatihan Atlet Menuju Olimpiade

Menpora: Training Camp di Cibubur untuk Pelatihan Atlet Menuju Olimpiade

Sport | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:51 WIB

Menpora Bangga dan Harap Capaska 2021 Harumkan Nama Bangsa di HUT RI ke-76

Menpora Bangga dan Harap Capaska 2021 Harumkan Nama Bangsa di HUT RI ke-76

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:44 WIB

Menpora Minta Generasi Muda Jangan Takut Jadi Atlet, Klaim Masa Depan Terjamin

Menpora Minta Generasi Muda Jangan Takut Jadi Atlet, Klaim Masa Depan Terjamin

Lifestyle | Rabu, 11 Agustus 2021 | 18:26 WIB

Soal Kick-off 27 Agustus, Polri: Izin Liga 1 Masih dalam Proses

Soal Kick-off 27 Agustus, Polri: Izin Liga 1 Masih dalam Proses

Bola | Rabu, 11 Agustus 2021 | 09:47 WIB

ISORI: Capaian Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Fondasi Masa Depan Pembinaan Atlet

ISORI: Capaian Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Fondasi Masa Depan Pembinaan Atlet

Sport | Rabu, 11 Agustus 2021 | 07:39 WIB

Menpora Wanti-wanti Suporter Jangan Nobar Liga 1: Yang Bandel akan Ditindak

Menpora Wanti-wanti Suporter Jangan Nobar Liga 1: Yang Bandel akan Ditindak

Bola | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:33 WIB

Terkini

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB