Nama Warga Pakai Kombinasi Huruf dan Angka Sulit Dapat Bantuan, Ini Dalih Pemerintah

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 05:55 WIB
Nama Warga Pakai Kombinasi Huruf dan Angka Sulit Dapat Bantuan, Ini Dalih Pemerintah
Nama Warga Pakai Kombinasi Huruf dan Angka Sulit Dapat Bantuan, Ini Dalih Pemerintah. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh

Suara.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan ada penduduk Indonesia yang namanya hanya terdiri dari 1 atau 2 huruf serta disertai angka. Menurutnya, hal tersebut jadi kendala bagi mereka untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Zudan mencontohkan ada satu warga yang namanya NA70. Memang belum ada pedoman apapun dari pemerintah terkait pemberian nama. Namun pada realitanya, pemberian nama itu justru menyulitkan pemiliknya, salah satunya ialah dalam hal keuangan.

"Di dalam data kependudukan kita, ada penduduk yang namanya hanya 1 huruf, banyak yang 2 huruf, nah ini belum matching dnegan sistem di perbankan," kata Zudan dalam Webinar Jaga: Bansos Dipotong yang disiarkan melalui kanal YouTube KPK RI, Kamis (19/8/2021).

Padahal menurutnya, data yang dimiliki oleh pemilik nama tersebut sudah sesuai sebagai penerima bantuan. Ternyata permasalahannya ada pada perbankan.

Di mana setiap penerima bantuan itu dalam mekanismenya mesti membuka rekening di bank untuk menerima transfer uang tunai misalnya. Tetapi para pemilik nama dengan kombinasi huruf dan angka itu tidak bisa membuka rekening sama sekali karena aturan yang ditetapkan oleh perbankan.

"Di banknya itu menolak yang ada nama dengan angka. Padahal itu benar," ujarnya.

"Kemarin kami bersama ibu Mensos rapat dengan Himbara kalau datanya sama dengan data kependudukan mestinya bank tidak perlu menolak karena datanya sudah cocok, who you are-nya sudah benar," tambahnya.

Selain itu, banyak juga penduduk yang tidak mengisi kolom nama ibu atau ayah pada pendataan. Itu juga menjadi kendala bagi mereka yang seharusnya mendapatkan bantuan.

"Nah, mestinya perbankan tidak perlu menolak sepanjang cocok dengan data di dukcapil," ucap Zudan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Cara Pemprov Kepri Beri Bantuan Untuk Warga dan Usaha Terdampak COVID-19

Mengintip Cara Pemprov Kepri Beri Bantuan Untuk Warga dan Usaha Terdampak COVID-19

Batam | Rabu, 18 Agustus 2021 | 09:04 WIB

Cetak Kartu Vaksin Covid-19 Dapat Timbulkan Penyalahgunaan hingga Kebocoran Data

Cetak Kartu Vaksin Covid-19 Dapat Timbulkan Penyalahgunaan hingga Kebocoran Data

Your Say | Senin, 16 Agustus 2021 | 09:04 WIB

Kemendagri Ingatkan Pemda Perbaharui Data Laporan Penanganan Covid-19

Kemendagri Ingatkan Pemda Perbaharui Data Laporan Penanganan Covid-19

News | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 12:53 WIB

Masa Pandemi, Kemendagri Minta Kerukunan Umat Beragama Terus Dirawat

Masa Pandemi, Kemendagri Minta Kerukunan Umat Beragama Terus Dirawat

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 22:50 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB