Taliban: Terima Kasih Selandia Baru Sudah Memberi Bantuan untuk Rakyat Kami

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:02 WIB
Taliban: Terima Kasih Selandia Baru Sudah Memberi Bantuan untuk Rakyat Kami
Taliban

Suara.com - Taliban mengucapkan terima kasih kepada Selandia Baru karena memberikan bantuan uang kepada Afganistan, setelah kelompok fundamentalis itu kembali ke tampuk kekuasaan.

Untuk diketahui, pemerintah Selandia Baru mengumumkan akan memberi bantuan USD 3 juta bagi rakyat Afghanistan.

Bantuan ini diberikan melalui Palang Merah Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhir pekan lalu.

Menyadur TVNZ, Komisi Kebudayaan Taliban Abdul Qahar Balkhi berterima kasih atas bantuan Selandia Baru. Ia mengungkapkan rasa terima kasih itu kepada jurnalis Al Jazeera asal Selandia Baru.

"Saya baru-baru ini menyaksikan laporan bahwa Selandia Baru telah mengumumkan bantuan USD 3 juta. Bantuan kemanusiaan kepada Afghanistan di masa krisis ini," kata Abdul Qahar Balkhi.

Abdul Qahar Balkhi menilai, Selandia Baru sangat bermurah hati untuk memberikan bantuan. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu masyarakat Afghanistan yang hidup di dalam krisis dan kemiskinan.

"Kami berterima kasih atas tawaran Selandia Baru yang murah hati di saat krisis dan saat dibutuhkan bagi orang-orang kami. Kebanyakan dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan," tambahnya

Lebih lanjut petinggi Taliban ini memuji Selandia Baru atas komitmen dalam isu kemanusiaan.

Taliban mengatakan, negara yang dipimpin Jacinda Ardern itu selalu menjadi yang terdepan dalam menunjukkan empati terhadap sesama manusia.

baca juga

"Selandia Baru telah menjadi yang pertama, negara terkemuka dalam hal kemanusiaan. Mereka telah menjadi negara terkemuka yang mengumumkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan," ungkap Abdul Qahar Balkhi.

Karena itu, Taliban mewakili seluruh rakyat Afghanistan mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Selandia Baru.

"Saya ingin mengatakan sebagai perwakilan rakyat Afghanistan, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rakyat dan Pemerintah Selandia Baru karena menunjukkan empati dengan sesama manusia," sambungnya.

Bantuan itu sendiri disampaikan saat terjadi kekacauan di bandara internasional Kabul. Saat itu, ribuan orang mati-matian berusaha melarikan diri dari negara itu setelah Taliban mengambil alih.

Warga Afghanistan berbondong-bondong melarikan diri karena teringat akan teror Taliban. Mereka khawatir Taliban akan kembali menerapkan aturan represif seperti saat terakhir berkuasa.

Beberapa warga Afghanistan bahkan telah turun ke jalan untuk memprotes pengambilalihan itu. Tindakan pembangkangan tersebut tentu juga dikhawatirkan akan dibalas Taliban dengan keras.

Kendati demikian, Taliban sudah berjanji akan menerapkan pemerintahan yang lebih moderat.

Mereka juga berjanji memulihkan keamanan, dan memaafkan pihak yang memerangi mereka dalam 20 tahun sejak invasi pimpinan AS.

Namun, janji Taliban tetap ditanggapi skeptis oleh warga Afghanistan, bahkan dunia. Terlebih, kekhawatiran paling tinggi dialami kaum perempuan Afghanistan yang percaya akan kembali dikekang.

Amnesty International juga melaporkan hasil pengamatannya. Laporan ini berisi banyak bukti yang melemahkan klaim Taliban bahwa mereka telah berubah.

Kelompok hak asasi mengatakan bahwa para penelitinya berbicara dengan saksi mata di provinsi Ghazni.

Saksi mata menceritakan bagaimana Taliban membunuh sembilan pria etnis Hazara di desa Mundarakht, dari 5 Juli hingga 7 Juli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU: Waspada Provokasi Jihad dan Kembangkitan Kelompok Radikal Pasca Kemenangan Taliban

PBNU: Waspada Provokasi Jihad dan Kembangkitan Kelompok Radikal Pasca Kemenangan Taliban

Malang | Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:28 WIB

Tangis Seorang Ibu di Medan Terdaftar PKH Tapi Tak Kunjung Dapat Bantuan

Tangis Seorang Ibu di Medan Terdaftar PKH Tapi Tak Kunjung Dapat Bantuan

Sumut | Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:28 WIB

Dalam 24 Jam, AS Evakuasi 19.000 Orang dari Afghanistan

Dalam 24 Jam, AS Evakuasi 19.000 Orang dari Afghanistan

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:48 WIB

Wih! China dan Rusia Sepakat Bantu Afghanistan di Masa Sulit

Wih! China dan Rusia Sepakat Bantu Afghanistan di Masa Sulit

Jawa Tengah | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:43 WIB

Gap Vape Bagikan Paket Bantuan ke Masyarakat yang Terdampak Pandemi

Gap Vape Bagikan Paket Bantuan ke Masyarakat yang Terdampak Pandemi

Bisnis | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:42 WIB

Ingin Jalin Hubungan Baik, Taliban Ajak Negara Lain Bantu Rekonstruksi Afghanistan

Ingin Jalin Hubungan Baik, Taliban Ajak Negara Lain Bantu Rekonstruksi Afghanistan

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:18 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce

Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:00 WIB

Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional

Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional

Lampung | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:54 WIB

Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi

Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 16:48 WIB

×