10 Ucapan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni: Sengaja Tabrak Anjing, Murtad karena Mi Instan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 09:59 WIB
10 Ucapan Kontroversial Ustaz Yahya Waloni: Sengaja Tabrak Anjing, Murtad karena Mi Instan
Ustaz Yahya Waloni. [Tangkapan layar Youtube An Najah Tv]

"Dari awal saya enggak pernah pakai masker, sampai sekarang biarpun mati saya tidak mau pakai masker. Jangankan denda, ditembak mati sekalipun saya tidak akan pakai masker," kata Yahya Waloni.

Yahya mengaku ia memiliki perbedaan prinsip dengan sang istri. Sang istri sempat meminta Yahya mengenakan masker sebagai penggugur syarat ketika bepergian menggunakan transportasi umum.

Namun, dengan tegas ia tetap menolak memakai masker. Bahkan ia juga menegaskan surga yang nanti akan dimasukinya berbeda dengan orang lain.

4. Sebut Penusuk Syekh Ali Jaber Didalangi Komunis

Yahya Waloni beranggapan, aksi penusukan yang dialami oleh Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu didalangi oleh komunis.

Ia tak habis pikir ketika pelaku bernama Alfin Andrian disebut mengalami gangguan kejiwaan. “Ini tindakan kriminal yang berencana. Penusuk itu pasti disuruh komunis,” katanya.

Apa yang dia sampaikan dinilai sangat beralasan. Karena orang yang membenci para ulama hanyalah orang-orang Komunis dan pihak anti Pancasila.

5. Hina Maruf Amin, Megawati hingga Tuan Guru Bajang

Dalam kanal Cahaya Tauhid di YouTube tanggal 11 September 2018, terdapat video berisi caci maki Ustadz Yahya Waloni kepada Maruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.

baca juga

Yahya Waloni dalam video itu menyebut Kiai Maruf sebagai orang tua yang haus kekuasaan. Ia menyebut TGB disebut sebagai Tuan Guru Bajin**n, dan Megawati didoakan cepat mati karena dituding telah merusak Islam.

Bahkan, Ustaz Yahya Waloni mencaci bahwa tingkat intelegensia Megawati di bawah rata-rata.

6. Otak Tumpul dan Miskin Dilarang Masuk Islam

Pernyataan kontroversial lain adalah Yahya Waloni menyebut orang miskin dan memiliki otak tumpul tidak diperbolehkan masuk Islam.

"Saya bilang ke jamaah agar selalu kritis. Kalau mau coba-coba masuk Islam, jangan masuk Islam kalau otak tumpul dan hidupnya miskin," kata Yahya.

Yahya Waloni menyebut bahwa Islam bukan agama sebagai pelarian orang-orang yang tidak pintar dan miskin.

7. Ancam Penggal Kepala Jemaah

Yahya Waloni sempat terlibat keributan dengan jemaahnya. Ia tak segan mengancam akan memenggal kepala jemaahnya.

Awalnya, ia bercerita mengalami sakit selama beberapa bulan. Namun, curahan hatinya itu ditanggapi berbeda oleh jemaahnya.

"Mau mati enggak, Pak?"

Yahya Waloni yang mendengar celetukan itu kontan memutar kepala, mencari sumber suara yang baru saja menginterupsi ceramahnya.

Seolah hendak memastikan bahwa ia tak salah dengar, Yahya Waloni pun bertanya singkat, "Hmm?"

Dan lagi-lagi sang jemaah mengulangi perkataanya dengan sangat berani, "Mau mati gak, Pak?"

Mengetahui bahwa ia rupanya tak salah dengar, Yahya Waloni kontan emosi sampai naik pitam.

"Saya banting-banting kau. Kau mau coba sama saya? Saya kasih mati nanti kau! Saya penggal kepalamu nanti!"," ujarnya jengkel seraya menatap sang jemaah dengan tajam.

8. Sebut Yesus Nabi Gagal

Dalam sebuah ceramah, Yahya Waloni menyebut Yesus merupakan nabi gagal.

“Dari 123.999 nabi gagal menuntun manusia ke jalan yang lurus ke jalan agama yang Tauhid. Hanya satu yang berhasil, nabi kita Muhammad SAW,” tegasnya.

Adapun dari ratusan ribu nabi yang gagal tersebut, kata Yahya Waloni, nabi yang terakhir gagal menuntun manusia yakni Yesus Kristus.

“Nabi yang terakhir gagal itu dari 123.999 nabi bernama Yesuah Amasiah atau Isa Almasih dalam bahasa kristennya Yesus Kristus,” ungkapnya.

9. Nabi Muhammad Tak Ajarkan Salat

Pernyataan kontroversi lain yang diucapkan oleh Yahya Waloni adalah Nabi Muhammad tidak mengajarkan salat.

“Nabi Muhammad tidak mengajarkan sholat. Saya buktikan berdasar Al Quran, buka dari kitab Bibel Kristen,” ucap Yahya Waloni.

Ustadz Yahya Waloni pun menjelaskan bahwa sebelum Nabi Muhammad SAW datang, Allah sudah memerintahkan kepada Nabi Isa AS untuk mendirikan salat.

10. Orang Murtad karena Mi Instan

Yahya Waloni menyebut orang yang keluar Islam atau murtad biasanya hanya karena pengaruh sembako atau sumbangan.

"Orang yang murtad dari Islam itu biasanya cuma karena pengaruh indomie satu bungkus dan beras satu liter. Tapi orang yang dari kafir yang masuk Islam, kebanyakan mereka adalah kaum intelektual, kaum jenius, pemikir-pemikir ulung," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap Polisi, Ini Pasal Menjerat Ustadz Yahya Waloni

Ditangkap Polisi, Ini Pasal Menjerat Ustadz Yahya Waloni

Sumsel | Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:13 WIB

Digelandang ke Bareskrim Polri Usai Ditangkap, Ustadz Yahya Waloni Hanya Lambaikan Salam

Digelandang ke Bareskrim Polri Usai Ditangkap, Ustadz Yahya Waloni Hanya Lambaikan Salam

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:50 WIB

Jejak Yahya Waloni Ditangkap di Cibubur, Menyusul Nasib Muhammad Kece

Jejak Yahya Waloni Ditangkap di Cibubur, Menyusul Nasib Muhammad Kece

Jawa Tengah | Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:47 WIB

Terkini

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:54 WIB

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:44 WIB

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:43 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:41 WIB

Apa yang Terjadi Jika Rakyat Kompak Mogok Bayar Pajak? Ini Dampaknya

Apa yang Terjadi Jika Rakyat Kompak Mogok Bayar Pajak? Ini Dampaknya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 10:39 WIB

Jawab Tudingan Ijazah Palsu di Pengadilan, Jokowi Ungkap Alasan Sering Disebut 'Anak Teknologi Kayu'

Jawab Tudingan Ijazah Palsu di Pengadilan, Jokowi Ungkap Alasan Sering Disebut 'Anak Teknologi Kayu'

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:35 WIB

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:33 WIB

×