CEK FAKTA: Video Eksekusi Massal Pendukung Amerika Serikat di Afghanistan, Benarkah?

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 18:05 WIB
CEK FAKTA: Video Eksekusi Massal Pendukung Amerika Serikat di Afghanistan, Benarkah?
CEK FAKTA Video Pendukung Amerika Serikat Dieksekusi di Afghanistan. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar video dengan narasi warga yang mendukung tentara Amerika Serikat (AS) tengah dieksekusi di Afghanistan.

Video beserta narasi tersebut diketahui dari akun Twitter Jarome Bell (@JaromeBellVA). Akun ini mengunggah cuitan berupa video tangkapan layar dari akun Instagram @21sttactical.

Tangkapan layar itu diklaim sebagai video pengeksekusian pendukung Amerika Serikat di Afghanistan. Cuitannya itu diunggah pada 24 Agustus 2021.

Video tersebut dilaporkan telah ditonton sebanyak 26,6 ribu kali. Selain itu, video itu juga mendapatkan atensi berupa 665 retweet, 710 suka, serta 307 balasan.

Adapun narasi yang dibagikan dalam cuitan sebagai berikut:

These men assisted our troops and were left behind with over 15000 Americans.
This will be Joe Biden’s legacy and the democrats and some of you approve of this message.

(“Orang-orang ini membantu pasukan kami dan tertinggal dengan lebih dari 15.000 orang Amerika.
Ini akan menjadi warisan Joe Biden dan para demokrat dan beberapa dari kalian yang menyetujui pesan ini.”)

Narasi dalam video:

These men supported the United States in Afghanistan.

(“Orang-orang ini mendukung Amerika Serikat di Afghanistan.”)

CEK FAKTA Video Pendukung Amerika Serikat Dieksekusi di Afghanistan. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Video Pendukung Amerika Serikat Dieksekusi di Afghanistan. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video dengan narasi warga yang mendukung tentara Amerika Serikat (AS) tengah dieksekusi di Afghanistan tidak benar.

Faktanya, video itu merupakan eksekusi massal tentara Kristen Suriah. Video itu pernah diberitakan oleh portal berita Yunani, Pronews pada 26 Maret 2014.

Dalam berita, dijelaskan bahwa terjadi peristiwa bom bunuh diri di Rumah Sakit al-Kindi, Aleppo, Suriah. Rumah sakit itu dijaga oleh para tentara yang di antaranya beragama Kristen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Meledak di Bandara Kabul, 60 Warga Sipil dan 13 Tentara AS Tewas

Bom Meledak di Bandara Kabul, 60 Warga Sipil dan 13 Tentara AS Tewas

Your Say | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:03 WIB

Viral Video Taliban Coba Terbangkan Helikopter Blackhawk AS, Cuma Terangkat Sedikit

Viral Video Taliban Coba Terbangkan Helikopter Blackhawk AS, Cuma Terangkat Sedikit

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:18 WIB

Sekjen PBB Kutuk Bom Bunuh Diri di Kota Kabul, Sebut Afghanistan Tidak Stabil

Sekjen PBB Kutuk Bom Bunuh Diri di Kota Kabul, Sebut Afghanistan Tidak Stabil

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 15:36 WIB

Jenderal AS Ingatkan akan Banyak Serangan di Afghanistan Usai Teror ISIS di Bandara Kabul

Jenderal AS Ingatkan akan Banyak Serangan di Afghanistan Usai Teror ISIS di Bandara Kabul

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 13:37 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Hubungan Jokowi-Megawati Retak hingga PDIP Tarik Semua Kader Menteri?

CEK FAKTA: Benarkah Hubungan Jokowi-Megawati Retak hingga PDIP Tarik Semua Kader Menteri?

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 13:42 WIB

Korban Selamat Bom Bunuh Diri Bandara Kabul: Saya Melihat Kiamat

Korban Selamat Bom Bunuh Diri Bandara Kabul: Saya Melihat Kiamat

News | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Terkini

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:26 WIB