Telan Emas Hasil Curian, Pria di India Ini Dipaksa Makan Pisang dan Obat Pencahar

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 30 Agustus 2021 | 08:14 WIB
Telan Emas Hasil Curian, Pria di India Ini Dipaksa Makan Pisang dan Obat Pencahar
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pencuri di India nekat menelan emas hasil rampasannya untuk menghilangkan jejak, ia kemudian dipaksa minum obat pencahar untuk mengeluarkannya.

Menyadur News18 Minggu (29/8/2021) Vijay Gunda Thali juga dipaksa oleh polisi memakan pisang untuk mengeluarkan kalung emas itu dari dalam perutnya.

Insiden tersebut terjadi di kota Bengaluru, India. Pelaku tega merampas perhiasan emas milik seorang wanita yang sedang berjalan sendirian.

Pelaku yang diketahui berusia 21 tahun tersebut ditangkap pada 21 Agustus 2021. Ia sempat menjadi bulan-bulanan warga karena berusaha kabur.

Vijay melakukan kejahatan bersama dua pria lain, yang diketahui bernama Sanjay dan Prem. Kedua pria tersebut hingga kini yang masih buron.

Ketiga pelaku tersebut melakukan aksi pencurian di Jalan MT Bengaluru Tengah sekitar pukul 20.50 waktu setempat.

Korban, yang diketahui bernama Hema, sempat mencoba mempertahankan barang berharganya. Namun pelaku berhasil menggasak sebuah kalung emas yang ia pakai.

Vijay akhirnya berhasil merampas rantai emas seberat 70 gram tersebut. Setelah berhasil merampok, ia dan kedua rekannya berusaha kabur, namun berhasil ditangkap oleh warga.

Saat berhasil menangkapnya, warga tidak menemukan kalung emas milik korban. Ternyata, Vijay diam-diam menelannya sebelum tertangkap.

Pelaku akhirnya dibawa ke kantor polisi dan diperiksa. Inspektur BG Kumaraswamy memerintahkan agar pelaku menjalani perawatan akibat luka-luka yang dideritanya.

Di rumah sakit, para dokter melakukan pemindaian X-Ray pada Vijay dan terkejut menemukan sebuah kalung emas di dalam perutnya.

Vijay kemudian mengklaim bahwa barang itu bukan kalung emas melainkan hanya tulang yang dia makan sebelum melakukan pemeriksaan.

Tetapi para dokter dan petugas polisi tidak langsung percaya. Polisi kemudian memaksa Vijay untuk makan pisang agar dapat mengeluarkan kalung emas itu.

Para dokter kemudian memberikan obat pencahar yang disebut Enema dan Vijay akhirnya mengeluarkan emas hasil curiannya.

Setelah polisi mengambil kalung emas tersebut, Vijay ditangkap dan kini sedang diproses secara hukum yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Artis Bollywood Mengaku Alami Gangguan Mental, Aamir Khan hingga Deepika Padukone

5 Artis Bollywood Mengaku Alami Gangguan Mental, Aamir Khan hingga Deepika Padukone

Entertainment | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 20:59 WIB

Heboh Pisang Bertandan 2 Meter di Mojokerto Dipercaya Bisa Mengobati, Netizen: Obat Lapar

Heboh Pisang Bertandan 2 Meter di Mojokerto Dipercaya Bisa Mengobati, Netizen: Obat Lapar

Jatim | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:10 WIB

Aksinya Sempat Viral di Media Sosial, Pencuri Aki Genset di Balikpapan Diringkus Polisi

Aksinya Sempat Viral di Media Sosial, Pencuri Aki Genset di Balikpapan Diringkus Polisi

Kaltim | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 16:40 WIB

Terkini

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB