Menparekraf Sandiaga: Masyarakat Sangat Trauma dengan PPKM Level 4

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 30 Agustus 2021 | 15:31 WIB
Menparekraf Sandiaga: Masyarakat Sangat Trauma dengan PPKM Level 4
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno disela vaksinasi COVID-19 bagi 7.500 pelaku pariwisata di Jogja Expo Center (JEC), Senin (26/04/2021). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut masyarakat sudah sangat trauma dengan pembatasan ketat seperti PPKM Level 4 sebulan lalu.

Sandiaga mengatakan meski kini PPKM di sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali sudah turun level 3, protokol kesehatan harus tetap menjadi yang utama dalam beraktivitas.

"Intinya, transisi protokol kesehatan kita ini harus kita tingkatkan, karena masyarakat ini trauma sekali dengan PPKM Level 4, saya harus sampaikan bahwa jika kita tidak mau balik lagi ke PPKM Darurat atau Level 4 maka protokol kesehatan harus ditingkatkan," kata Sandiaga dalam jumpa pers virtual, Senin (30/8/2021).

Dia melihat kemacetan di beberapa tempat wisata seperti Puncak, Bogor, Jawa Barat akhir pekan kemarin sebagai luapan kebosanan masyarakat selama PPKM Level 4.

Sandiaga meminta masyarakat untuk menahan diri agar pandemi tidak melonjak lagi seperti bulan lalu, protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta vaksinasi Covid-19 tetap menjadi yang utama.

"Kita masih jauh perjalanannya, jangan euforia, ada beberapa destinasi wisata yang mulai macet saya ingatkan kita harus tetap waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin," tegasnya.

Sandiaga mengatakan saat ini sektor pariwisata masih akan menyesuaikan sejumlah aturan sebelum dibuka kembali, termasuk sosialiasi penggunaan aplikasi Pedulilindungi untuk mengetahui status tes dan vaksinasi Covid-19 seseorang.

"Kita sambut baik penurunan level PPKM di beberapa daerah, tapi kita tidak boleh lengah dan tetap waspada, sosialisasi terus kita tingkatkan mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi," ucapnya.

Puncak Bogor Macet Lagi

Diketahui, sebuah video memperlihatkan kondisi jalan Raya di Puncak Bogor terlihat macet parah. Dalam video yang dilihat dari akun instagram @bogor24update, terlihat kepadatan terjadi di Puncak Bogor, Minggu (29/8/2021).

Kemacetan yang terjadi di Puncak Bogor itu diakibatkan oleh kendaraan roda dua dan empat. Bahkan, pada video viral tersebut, terlihat kendaraan hanya bisa bergerak pelan.

Kepadatan yang terjadi di Puncak Bogor itu diduga akibat banyaknya wisatawan dari Jabodetabek yang memanfaatkan wisata Taman Safari Bogor saat ini sudah diperbolehkan beroperasi.

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Cianjur, Jawa Barat, mencatat kenaikan tingkat hunian hotel di Puncak hingga mencapai 100 persen selama akhir pekan. Tamu hotel didominasi dari Jabodetabek.

Meski mengalami peningkatan, pihaknya tetap mewajibkan tamu yang menginap mematuhi aturan yang diterapkan pihak hotel seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan, agar terhindar dari virus berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Minta Sekolah Buat Tim Internal Cegah Klaster PTM Terbatas

Satgas Covid-19 Minta Sekolah Buat Tim Internal Cegah Klaster PTM Terbatas

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:23 WIB

Dear Milenial, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno Sebelum Kamu Berinvestasi Reksa Dana

Dear Milenial, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno Sebelum Kamu Berinvestasi Reksa Dana

Lifestyle | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:14 WIB

Sandiaga: Ada Beberapa Destinasi Wisata Mulai Macet, Saya Ingatkan Kita Tetap Waspada

Sandiaga: Ada Beberapa Destinasi Wisata Mulai Macet, Saya Ingatkan Kita Tetap Waspada

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:05 WIB

Puncak Macet Lagi, Menteri Sandiaga Uno: Warga Jangan Euforia PPKM Turun Level

Puncak Macet Lagi, Menteri Sandiaga Uno: Warga Jangan Euforia PPKM Turun Level

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB