Belanja Kertas Pemda Se-Indonesia Capai Rp811 M, Budaya Kerja PNS Harus Diubah Digital

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 02 September 2021 | 13:31 WIB
Belanja Kertas Pemda Se-Indonesia Capai Rp811 M, Budaya Kerja PNS Harus Diubah Digital
Belanja Kertas Pemda Se-Indonesia Capai Rp811 M, Budaya Kerja PNS Harus Diubah Digital. Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah baik untuk provinsi maupun kabupaten/kota untuk mulai menerapkan budaya kerja secara digital pada pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2022. Itu diminta untuk mengurangi borosnya anggaran karena pembelian kertas dan juga perjalanan dinas.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian mengungkapkan alokasi belanja kertas pemerintah daerah se-Indonesia pada 2021 itu mencapai Rp 811,33 miliar. Anggaran itu digunakan untuk membeli 12,06 juta rim kertas.

"Bayangkan ini data yang kami punya belanja kertas provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia," kata Ardian dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemendagri RI, Kamis (2/9/2021).

Rinciannya untuk pemerintah daerah provinsi se-Indonesia menghabiskan Rp102,29 miliar. Sementara untuk pemerintah daerah kabupaten/kota Rp709,04 miliar.

Kalau ada kertas, sudah pasti ada pengadaan alokasi belanja toner atau tinta printer. Dilihat dari data, belanja toner pemerintah daerah se-Indonesia itu mencapai RP 567,69 miliar untuk 1,6 juta paket toner.

Budaya kerja baru dengan mengedepankan teknologi diharapkan dapat mengurangi belanja anggaran untuk pengadaan kertas dan toner tersebut.

Ardian menuturkan bahwa pandemi Covid-19 saat ini telah mengajarkan adanya budaya kerja baru, di mana cukup mengandalkan teknologi untuk melakukan pertemuan. Hal tersebut juga bisa dimanfaatkan pemerintah daerah guna meminimalisir belanja anggaran untuk perjalanan dinas.

Ia mengungkapkan belanja anggaran untuk perjalanan dinas pemerintah daerah se-Indonesia pada 2021 mencapai Rp 9,4 triliun. Menurutnya semakin besar wilayah administrasi suatu pemerintah daerah pasti akan berdampak juga pada anggaran perjalanan dinasnya.

Oleh karena itu Kemendagri ingin apabila pada pelaksanaan APBD Tahun 2022 tidak ada lagi perjalanan dinas yang subtansinya untuk berkoordinasi dan konsultasi. Nantinya pemerintah daerah diharapkan dapat berkomunikasi menggunakan teknologi semisal dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting.

"Harapan kami dengan budaya kerja baru melalui zoom meeting bisa memberikan semacam efisiensi di dalam belanja anggaran," tuturnya.

Adapun perjalanan dinas yang memang harus tetap dilakukan ialah untuk memastikan data administratif sesuai dengan kondisi dan fakta-fakta di lapangan.

"Misalnya ada kegiatan-kegiatan pembangunan infrastruktur yang mungkin sudah 100 persen tapi kita harus tinjau ke lapagan betul tidak antara yang ada di atas kertas ataupun yang di lapangan." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Bayar Insentif Nakes, Bupati PPU dan Paser Dapat Teguran Keras Dari Kemendagri, Duh!

Belum Bayar Insentif Nakes, Bupati PPU dan Paser Dapat Teguran Keras Dari Kemendagri, Duh!

Kaltim | Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:20 WIB

10 Kepala Daerah Ditegur Kemendagri, Segeralah Bayar Insentif Nakes

10 Kepala Daerah Ditegur Kemendagri, Segeralah Bayar Insentif Nakes

News | Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:30 WIB

Kemendagri Masih Tunggu Hasil Proses dari KPK untuk Tentukan Status Bupati Probolinggo

Kemendagri Masih Tunggu Hasil Proses dari KPK untuk Tentukan Status Bupati Probolinggo

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:04 WIB

Jemput Bola, Kemendagri Buatkan KTP-el Bagi Masyarakat Adat Baduy

Jemput Bola, Kemendagri Buatkan KTP-el Bagi Masyarakat Adat Baduy

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:57 WIB

Terkini

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB