alexametrics

Mempelai Pria Bikin Istri Kesakitan di Pelaminan, 'Malam Pertama Terancam Ditunda'

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo
Mempelai Pria Bikin Istri Kesakitan di Pelaminan, 'Malam Pertama Terancam Ditunda'
Mempelai pria bikin mempelai wanita kesakitan saat ritual pernikahan (tiktok)

Warganet: Bakal diinget terus sampai tua.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang mempelai pria saat sedang menjalani sebuah prosesi adat di acara pernikahannya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok, tampak sepasang pengantin sedang menjalani prosesi adat dipandu oleh seorang wanita berpakaian jawa.

Kedua mempelai tampak saling berhadapan dengan jarak kurang dari satu meter. Mempelai pria dan mempelai wanita akan saling melempar beras dari tangan mereka masing-masing.

Diduga karena terlalu bersemangat, mempelai pria justru melakukan hal yang membuat mempelai wanita kesakitan saat saling lempar.

Baca Juga: Tak Tega Anak Cuma Pinjam Sepeda Teman, Cara Ibu Kumpulkan Uang Bikin Terharu

Beras yang dilempar ke arah wajah mempelai wanita tampaknya mendarat dengan sangat kencang sehingga membuta wajah dan mata mempelai wanita terasa sakit.

Ia tampak memegangi bagian wajah dan matanya usai sang mempelai pria melempar beras ke arahnya.

Melihat hal itu, beberapa orang yang ada di lokasi meminta mempelai pria untuk melakukan gerakan yang lebih halus dan pelan-pelan. Mempelai pria pun terlihat tertawa saat menyadari lemparannya terlalu bertenaga.

Mempelai pria bikin mempelai wanita kesakitan saat ritual pernikahan (tiktok)
Mempelai pria bikin mempelai wanita kesakitan saat ritual pernikahan (tiktok)

Para warganet yang melihat video tersebut lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menduga mempelai wanita akan kesal dengan suaminya setelah kejadian itu.

"Bakal diinget terus sampai tua," tulis salah seorang warganet.

Baca Juga: Viral Kamar Hotel Pemandangannya Bikin Syok, Publik: Pelaku Maksiat Langsung Ingat Akhirat

"Auto nggak ada malam pertama," sahut warganet lain.

Komentar