facebook

5 Fakta Bocah di Gowa Korban Penganiayaan Orang Tua, Pelaku Diperiksa Kejiwaannya

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani
5 Fakta Bocah di Gowa Korban Penganiayaan Orang Tua, Pelaku Diperiksa Kejiwaannya
Anak perempuan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dievakuasi ke Rumah Sakit. Diduga menjadi korban aliran sesat yang dilakukan oleh orang tuanya [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Mata korban hendak dicongkel oleh kedua orang tuanya sendiri.

Suara.com - Bocah perempuan menjadi korban penganiayaan kedua orang tuanya sendiri. Kejadian tersebut terjadi di Gantarang Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Bocah berusia enam tahun itu mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh korban.

Bahkan mata korban hendak dicongkel oleh kedua orang tuanya sendiri.

Dirangkum Suara.com, berikut lima fakta bocah di Gowa yang menjadi korban penganiyaan keluarga.

Baca Juga: Kejam! Satu Keluarga Cungkil Mata Anak Perempuan di Gowa

1. Pelaku Empat Orang

Dikutip dari kabarmakassar.com--jaringan Suara.com, pelaku penganiyaan tak hanya dilakukan oleh kedua orang tua.

Bocah tersebut rupanya juga dianiaya oleh dua orang lainnya.

Dari peristiwa tersebut Ajun Komisaris Polisi ini mengungkapkan bahwa ada empat pelaku yang telah diamankan yakni kedua orangtua korban dan kakek serta paman korban.

"Benar terjadi peristiwa KDRT di Tinggimoncong terhadap anak di bawah umur. Ada empat orang pelaku yang sudah diamankan," ujarnya.

Baca Juga: Geger Kabar Ada Anak Lumpuh Setelah Vaksinasi COVID-19, Benarkah?

2. Pelaku Diperiksa Kejiwaannya

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar