Warga dan Pendeta di Australia Melawan Hoaks 'Vaksin Covid-19 itu Lucifer'

Reza Gunadha, ABC

Selasa, 07 September 2021 | 17:25 WIB
Warga dan Pendeta di Australia Melawan Hoaks 'Vaksin Covid-19 itu Lucifer'
Ilustrasi Vaksin Covid

Suara.com - Para pemimpin komunitas di Kimberley, Australia Barat, berupaya mencegah penyebaran hoaks tentang bagaimana suntikan vaksin COVID-19 berisi roh jahat Lucifer.

Beberapa pengkhotbah asal Amerika sering menyebarkan email dan video yang memperingatkan bahwa vaksin COVID-19 adalah bentuk kejahatan dan merupakan wujud perbuatan Iblis.

Pesan ini dengan mudah telah masuk ke dalam komunitas Kristen di pedalaman Australia Barat.

Seiring dengan rendahnya angka vaksinasi di kalangan suku asli Australia di Australia Barat, penyebaran hoaks radikal berbasis agama menjadi sangat berbahaya bagi komunitas Aborigin.

Data dari Departemen Kesehatan Federal menunjukkan kurang dari 10 persen penduduk asli Australia di wilayah Kimberley dan Pilbara Australia, Barat telah mendapat dua dosis vaksin.

Petugas kesehatan veteran suku Aborigin Kathy Watson mengatakan orang-orang yang menyebarkan informasi palsu tentang vaksinasi COVID-19 dan hubungannya dengan iblis adalah orang "gila".

"Mereka bilang kalau kita disuntik, kita punya iblis dalam diri kita," katanya.

"Memangnya mereka bisa masuk melalui jarum ke pembuluh darah? Ada apa dengan jalan pikiran mereka?"

Kathy adalah salah satu warga yang sudah menerima vaksin COVID-19 dan menganjurkan semua orang untuk melakukan hal yang sama.

baca juga

"Saya mendengar orang-orang di luar negeri banyak yang meninggal dalam jumlah ratusan dan ribuan," katanya.

"Ya Tuhan, saya harap itu tidak terjadi di Kimberley, karena kalau sampai iya, selesai sudah."

Kitab suci tidak melarang vaksin

Bulan lalu, para ahli kesehatan di Australia Barat bagian utara meminta agar para pemimpin gereja setempat meminta mereka untuk mensukseskan program vaksinasi.

Pastor Peter Basell dari Victory Life Church di Broome mendorong jemaatnya untuk mempertanyakan informasi berbasis agama apa pun yang beredar di masyarakat.

Ia mengatakan bahwa pandangan yang paling "ekstrem" sebenarnya adalah berita bohong.

Menurutnya, Tuhan tidak pernah berkata buruk tentang pengobatan atau vaksinasi.

"Kami bukan kelompok anti-vaksinasi — kami pro pengobatan," katanya.

"Kami tidak pernah anti obat.

"Ada tertulis di dalam Alkitab, Amsal 17 ayat 22 yang berbunyi, Hati yang gembira adalah obat yang manjur."

"Jadi obat-obatan di dalam Alkitab bukanlah sesuatu yang harus kita hindari karena seakan-akan bisa menghilangkan iman kita."

Pastor Basell mengaku  sedih melihat betapa cepatnya disinformasi menyebar di media sosial.

"Ini mengecewakan," katanya.

"Mereka berhak atas keyakinan sendiri, tapi untuk keluar dan memaksakan informasi seperti itu sebenarnya bisa menimbulkan bahaya serius yang bisa berujung kerusakan, bahkan orang-orang meninggal, karena percaya atas hal yang tidak memiliki dasar kebenaran."

'Ini masalah besar'

Perdana Menteri Australia Barat Mark McGowan menentang kelompok keagamaan radikal yang menyebarkan hoaks mengenai vaksin COVID-19 karena memperlambat upaya vaksinasi negara bagian itu.

"Kami menerima banyak laporan terkait beberapa kelompok agama radikal yang meminta orang Aborigin untuk tidak divaksinasi — ini adalah masalah besar," katanya.

"Ini berbahaya bagi kehidupan orang Aborigin."

Komisaris Polisi WA Chris Dawson sedang menyelidiki disinformasi yang menyebar di komunitas suku asli Australia tersebut.

Diproduksi oleh Trisha Dantiani dan Natasya Salim dari artikel dalam bahasa Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perwakilan NTB Keluhkan Keterhambatan Vaksin dari Jakarta, Jokowi: Nanti Saya Prioritaskan

Perwakilan NTB Keluhkan Keterhambatan Vaksin dari Jakarta, Jokowi: Nanti Saya Prioritaskan

News | Selasa, 07 September 2021 | 17:12 WIB

Syarat STRP dan Surat Tugas Resmi Dihapus, Masyarakat Wajib Gunakan PeduliLindungi

Syarat STRP dan Surat Tugas Resmi Dihapus, Masyarakat Wajib Gunakan PeduliLindungi

News | Selasa, 07 September 2021 | 14:47 WIB

Peneliti: Vaksinasi Lengkap Bisa Cegah Long Covid-19

Peneliti: Vaksinasi Lengkap Bisa Cegah Long Covid-19

Health | Selasa, 07 September 2021 | 14:45 WIB

Tinjau Vaksinasi untuk Pelajar di Ponorogo, Presiden Jokowi Berharap Ini

Tinjau Vaksinasi untuk Pelajar di Ponorogo, Presiden Jokowi Berharap Ini

News | Selasa, 07 September 2021 | 14:14 WIB

Peserta Vaksin Covid-19 Komplain Ditolak Puskesmas, Begini Penjelasan Dinkes Sleman

Peserta Vaksin Covid-19 Komplain Ditolak Puskesmas, Begini Penjelasan Dinkes Sleman

Jogja | Selasa, 07 September 2021 | 14:03 WIB

Untuk Mengejar Target Herd Immunity, Jateng Butuh 2,5 Juta Vaksin Covid-19 Per Pekan

Untuk Mengejar Target Herd Immunity, Jateng Butuh 2,5 Juta Vaksin Covid-19 Per Pekan

Jawa Tengah | Selasa, 07 September 2021 | 12:56 WIB

Siap-siap, Pemerintah Akan Kasih Vaksin Covid-19 Booster Dosis Ketiga Buat Masyarakat Umum

Siap-siap, Pemerintah Akan Kasih Vaksin Covid-19 Booster Dosis Ketiga Buat Masyarakat Umum

Health | Selasa, 07 September 2021 | 12:19 WIB

Ussy Sulistyawaty Mengaku Sempat Takut Vaksin Covid-19

Ussy Sulistyawaty Mengaku Sempat Takut Vaksin Covid-19

Entertainment | Selasa, 07 September 2021 | 12:34 WIB

Capaian Target Vaksinasi Covid-19 di Medan di Atas 35 Persen

Capaian Target Vaksinasi Covid-19 di Medan di Atas 35 Persen

Sumut | Selasa, 07 September 2021 | 11:03 WIB

Hilang di Hutan Australia selama 3 Hari, Balita Ini Ditemukan dalam Kondisi Selamat

Hilang di Hutan Australia selama 3 Hari, Balita Ini Ditemukan dalam Kondisi Selamat

News | Selasa, 07 September 2021 | 11:12 WIB

Terkini

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

×