Soal Bahasa Arab dan Terorisme, Susaningtyas Tegaskan Tak Ada Niat Hina Islam

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 09:42 WIB
Soal Bahasa Arab dan Terorisme, Susaningtyas Tegaskan Tak Ada Niat Hina Islam
Pengamat Intelijen Susaningtyas Kertopati (Antara)

Suara.com - Sosok pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati baru-baru ini ramai jadi sorotan publik. Ia disorot usai menyinggung bahasa Arab dalam pemaparannya mengenai terorisme di Indonesia.

Susaningtyas pun tegas menyatakan bahwa ia tidak ada sedikit pun niat untuk secara sengaja menghina Islam yang merupakan agama yang ia imani.

Melansir dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Susaningtyas menolak anggapan bahwa ia telah menghian Islam lewat pernyataannya mengenai terorisme di Indonesia.

"Saya sebagai Muslim secara sadar sangat menghormati Islam sebagai agama saya. Ajaran Islam yang saya pelajari adalah agama yang cinta sesama bahkan juga dengan umat beragama lain." ujar wanita yang karib disapa Nuning tersebut, dikutip dari keterangan resmi, Kamis 9 September 2021.

Tekankan tak berniat hina Islam

Dalam pernyataannya, Nuning kembali menekankan bahwa dirinya tak pernah mengatakan bahasa Arab sebagai ciri atau lambang terorisme.

Ia menilai media kurang lengkap dalam mengutip pernyataannya, sehingga terjadi kesalahpahaman yang berpotensi membuat gaduh masyarakat.

"Perlu saya tambahkan, saya sangat menjunjung tinggi adat budaya Indonesia yang adhiluhung dan rasa cinta Tanah Air Indonesia. Sehingga tentu apa yang saya sampaikan tidak lain tidak bukan, karena saya ingin mengajak serta bangsa ini memiliki patriotisme dalam bela negara," urainya.

Tak hanya itu, Nuning juga mengaku sangat hormat terhadap bahasa Arab.

Ia menegaskan, ada perbedaan konteks bahasa Arab sebagai alat komunikasi resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan penggunaannya sebagai bahasa sehari-hari dalam pergaulan bangsa yang sudah memiliki bahasa nasional.

"Dalam hal ini mohon maaf bila ada yang tidak sependapat dengan saya," kata Nuning.

Hanya memaparkan temuan embrio terorisme

Nuning mengaskan bahwa ia hanya memaparkan adanya temuan terkait embrio terorisme, yang salah satu cikal bakalnya bisa tumbuh dan berkembang dari dunia pendidikan.

"Saya pun menyampaikan apa adanya berbagai temuan terkait dengan embrio terorisme (radikalisme), termasuk cikal bakalnya yang tumbuh berkembang diawali dari dunia pendidikan di negara kita. Hal ini yang saya utarakan pada webinar tersebut," tuturnya.

Pengajar di Universitas Pertahanan  itu menyebut tak semua lembaga pendidikan di Indonesia berbasis ajaran Islam, bisa dikatakan sebagai embrio radikalisme, atau bahkan terafiliasi dengan Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VIRAL The Power Of Emak-emak Kondangan Pakai Daster, Netizen Nobatkan Sebagai Pahlawan

VIRAL The Power Of Emak-emak Kondangan Pakai Daster, Netizen Nobatkan Sebagai Pahlawan

Kalbar | Kamis, 09 September 2021 | 09:03 WIB

Viral Anggota Paspampres Berjumpa Orangtua saat Kawal Presiden, Bikin Haru

Viral Anggota Paspampres Berjumpa Orangtua saat Kawal Presiden, Bikin Haru

Video | Kamis, 09 September 2021 | 08:47 WIB

Keluarga Bongkar Celengan Keponakan yang Sudah Meninggal, Isinya Bikin Nangis Haru

Keluarga Bongkar Celengan Keponakan yang Sudah Meninggal, Isinya Bikin Nangis Haru

Your Say | Kamis, 09 September 2021 | 08:31 WIB

Viral Polisi Demo saat Kunker Jokowi ke Lampung, Ini Penjelasan Ustaz Royan

Viral Polisi Demo saat Kunker Jokowi ke Lampung, Ini Penjelasan Ustaz Royan

Lampung | Kamis, 09 September 2021 | 08:12 WIB

Umur 23 Tahun Sudah Jadi Duda, Kisah Pria Berjuang Besarkan Anak Sendirian

Umur 23 Tahun Sudah Jadi Duda, Kisah Pria Berjuang Besarkan Anak Sendirian

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 08:13 WIB

Tak Sesuai Harapan, Wajah Wanita Ini Malah Disebut Menua usai Suntik Botox

Tak Sesuai Harapan, Wajah Wanita Ini Malah Disebut Menua usai Suntik Botox

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB