alexametrics

Berbekal Alat Deteksi Logam, Pria Ini Temukan Harta Karun Era Viking

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Berbekal Alat Deteksi Logam, Pria Ini Temukan Harta Karun Era Viking
Harta karun yang ditemukan seorang pria di Denmark.[Konserveringscenter Vejle via Euronews]

Pria tersebut menggunakan metal detector saat menemukan harta karun tersebut.

Suara.com - Seorang pria bermodalkan metal detector menemukan harta karun yang diduga berasal dari abad keenam di kota Jelling, Denmark.

Menyadur Euro News Selasa (14/9/2021), Ole Ginnerup Schytz berhasil menemukan sekitar 22 objek emas di sebuah ladang di kota Jelling.

Menurut keterangan dari Museum Vejle, saat menemukan harta karun tersebut, Ole hanya menggunakan alat detektor logam.

Kota Jelling dianggap oleh para sejarawan menjadi tempat lahir raja-raja zaman Viking antara abad ke-8 dan ke-12.

Baca Juga: Belanda Gilas Turki 6-1, Berikut Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa Tadi Malam

Direktur Penelitian di Museum Vejle Mads Ravn mengatakan kepada AFP bahwa, harta karun tersebut berupa piringan emas yang berat totalnya mencapai satu kilogram.

Ole Ginnerup Schytz hanya bermodalkan alat pendeteksi metal.[Konserveringscenter Vejle via Euronews]
Ole Ginnerup Schytz hanya bermodalkan alat pendeteksi metal.[Konserveringscenter Vejle via Euronews]

"Beberapa di antaranya masih belum diketahui, yang akan memungkinkan kami untuk memperluas pengetahuan tentang temuan ini," jelas Mads Ravn.

Penemuan harta karun tersebut sebenarnya terjadi sekitar enam bulan yang lalu, namun baru diungkapkan ke publik sekarang.

Beberapa benda memiliki motif runik dan prasasti yang mungkin merujuk pada keterangan waktu. Salah satunya diduga mewakili era Konstantin Kaisar Romawi dari awal abad ke-4.

"Simbolisme yang diwakili pada benda-benda ini yang membuatnya unik, lebih dari jumlah yang ditemukan," kata Ravn.

Baca Juga: Di Ladang Temukan Sesuatu Bak 'Harta Karun', Pas Dibongkar Bikin Melongo

Menurut pemeriksaan awal, harta karun itu digunakan sebagai persembahan kepada para dewa ketika terjadi cuaca ekstrem di Eropa bagian utara.

Persembahan tersebut diduga dilakukan setelah terjadi letusan gunung berapi di Islandia pada tahun ke-536.

Harta karun tersebut akan dipajang di museum di Vejle hingga Februari 2022.

Komentar