Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 26 Februari 2026 | 20:28 WIB
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono. (Suara.com/Novian)
  • Dave Laksono optimistis Indonesia stabil hadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
  • DPR tekankan pentingnya kepastian implementasi regulasi guna menarik investasi asing berkelanjutan.
  • Kesejahteraan rakyat harus jadi prioritas utama dalam menghadapi friksi ekonomi internasional.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas pembangunan nasional meski dunia tengah dibayangi ketidakpastian global yang meningkat. Hal ini disampaikan Dave dalam Seminar Nasional 2026 bertema "Dynamic Resilience: Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global" di Kampus IBI-Kosgoro 1957, Jakarta Selatan.

Dave mencatat bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah mengonfirmasi momentum penguatan ekonomi Indonesia pada Triwulan III-2025 tetap terjaga. Namun, ia mengingatkan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar tidak lengah.

"Berbagai risiko global perlu terus diwaspadai, termasuk dampak tarif impor Amerika Serikat (AS), konfrontasi geoekonomi, tren reshoring dan friendshoring, hingga eskalasi ketegangan geopolitik," ujar Dave Laksono, Kamis (26/2/2026).

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini menekankan pentingnya penguatan sinergi antarlembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, persaingan global saat ini telah merambah pada perebutan sumber daya strategis, seperti mineral kritis dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam menghadapi tekanan ini, Dave menilai konsep “geopolitik Bung Karno” kembali relevan untuk membentuk ulang pola kompetisi global yang berpihak pada kepentingan nasional.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini gencar memperkuat iklim investasi.

"Presiden bersama para menteri sedang meningkatkan kepercayaan publik agar Indonesia tetap menjadi destinasi investasi utama. Transformasi sektor regulasi terus dilakukan demi menciptakan lapangan kerja," ungkapnya.

Dave juga menyoroti laporan Global Risks Report 2025 dari WEF yang mencatat risiko non-ekonomi, seperti misinformasi dan polarisasi, yang dapat memperburuk krisis. Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan investasi bukan hanya pada desain regulasi, melainkan pada eksekusi dan kepastian implementasi.

"US–Indonesia Investment Report 2025 menegaskan bahwa policy execution dan predictability menjadi variabel penentu. Pelaku usaha sangat menekankan pentingnya kejelasan, koherensi, dan konsistensi kebijakan," jelas Dave.

Terkait peran internasional, Dave mengapresiasi bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace (BoP).

"Langkah ini memberikan harapan baru bagi upaya nyata Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), HR Agung Laksono, mengingatkan bahwa kesejahteraan rakyat harus tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika global. Sementara itu, Duta Besar Dr. Nana Yuliana menekankan perlunya strategi jitu untuk melindungi pasar domestik jikalau dibanjiri produk asing, khususnya dari Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan

PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:10 WIB

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 03:31 WIB

Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India

Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 20:57 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB