Gara-Gara Covid-19, Penderita TB Terbengkalai dan Kematian HIV Meningkat

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 19:20 WIB
Gara-Gara Covid-19, Penderita TB Terbengkalai dan Kematian HIV Meningkat
Menko PMK, Muhadjir Effendy [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK, Muhadjir Effendy mengungkapkan pandemi Covid-19 menyebabkan penanganan kesehatan untuk penyakit lain menjadi terganggu. Ia mencontohkan pada penanganan terhadap penderita tuberkulosis atau TB dan HIV yang terbengkalai akibat adanya Covid-19.

Muhadjir mengungkapkan sebelum tes untuk mendeteksi Covid-19 merajalela, di daerah harus melakukannya dengan menggunakan Mesin Tes Cepat Molekuler untuk TBC (TCM-TB). Itu mengakibatkan banyak perawatan pasien TB yang malah terbengkalai.

"Akibatnya banyak sekali pasien TB yang terbengkalai baik yang sudah diobati maupun yang sedang diobati," ungkap Muhadjir dalam sebuah Webinar, Selasa (14/9/2021).

Karena itu pula, Muhadjir menyebut banyak pasien TB yang terpaksa menjadi resisten obat lantaran tidak terurus dengan baik.

"Padahal kalau sudah resisten obat itu (pengobatannya) bisa sampai ratusan juta dan waktunya jauh lebih panjang, bahkan bisa sampai 1 tahun pengobatan," ujarnya.

"Jadi ongkos kesehatan gara-gara Covid-19 ini jangan dikira murah," sambungnya.

Bukan hanya pada penderita TB, Covid-19 juga berdampak terhadap penderita HIV. Obat yang biasanya digunakan untuk perawatan penderita HIV dialihkan untuk penanganan pasien Covid-19. Akibatnya, angka kematian pada pasien HIV menjadi sangat tinggi.

"Angka kematian HIV menjadi sangat tinggi karena kelangkaan obat dan obatnya dipakai untuk Covid-19. Ini luar biasa," tuturnya.

Belum lagi, angka stunting dan gizi buruk ikut naik karena tidak adanya pelayanan terpadu atau posyandu. Menurutnya banyak orang yang takut pergi ke posyandu sehingga pemantauan gizi terhadap bayi menjadi terabaikan.

"Misalnya tidak adanya pelayanan yang terpadu atau posyandu, angka stunting naik, gizi buruk naik karena tidak banyak orang berani ke luar untuk menimbang bayi di posyandu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK Sebut Protokol Kesehatan Jadi Kunci Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Menko PMK Sebut Protokol Kesehatan Jadi Kunci Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

News | Selasa, 14 September 2021 | 16:20 WIB

Pandemi COVID-19 Bikin Pasien TBC dan HIV Meninggal Lebih Banyak

Pandemi COVID-19 Bikin Pasien TBC dan HIV Meninggal Lebih Banyak

Health | Rabu, 08 September 2021 | 17:13 WIB

Pandemi Covid Bikin Perjuangan Melawan HIV dan TB Malah Mundur

Pandemi Covid Bikin Perjuangan Melawan HIV dan TB Malah Mundur

Health | Rabu, 08 September 2021 | 16:25 WIB

Terkini

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB