Waspada! Epidemiolog Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi Akhir Oktober 2021

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 16:45 WIB
Waspada! Epidemiolog Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi Akhir Oktober 2021
Waspada! Epidemiolog Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Terjadi Akhir Oktober 2021. Ilustrasi Virus Covid-19 (pixabay).

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengungkapkan bahwa potensi terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia sangatlah besar.

Dicky bahkan menyebut ada kemungkinan pandemi Covid-19 akan kembali melonjak pada akhir tahun 2021 karena serangan berbagai varian baru, setelah berbagai pelonggaran dilakukan pasca gelombang kedua.

"Ancaman gelombang ketiga nyata sekali, saat ini kalau dengan estimasi ya gelombang ketiga estimasinya akhir Oktober, itu bisa yang menyebabkannya tetap Varian Delta atau ditambah varian lain seperti Mu (Miyu) atau bahkan varian C.1.2, dan juga kontribusi dari luar Jawa-Bali," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Rabu (15/9/2021).

Dicky menegaskan meski kasus terus menurun saat ini, kewajiban pemerintah melakukan 3T; testing, tracing, dan treatment, serta masyarakat melakukan protokol kesehatan dan vaksinasi tetap harus dijalankan lebih masif.

"Kita bisa melakukan modifikasi strategi berbasis sains, ini jadi catatan besar, jangankan luar Jawa, di Jawa sendiri belum sepenuhnya dilakukan, tapi kalau bicara luar Jawa-Bali ini masih PR besar, ditambah kepala daerahnya yang masih menganggap menemukan kasus itu wanprestasi, ini yang membuat 3T menjadi seadanya," ucap Dicky.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengkategorikan Varian C.1.2 yang pertama ditemukan di Afrika Selatan ini sebagai Alerts of Further Monitoring atau varian dalam pemantauan sejak 1 September 2021 dan sudah tersebar di 9 negara.
 
Sementara, Varian Mu (Miyu) pertama kali muncul di Kolombia pada Januari 2021 dan sudah tersebar di 49 negara.

Para ilmuwan menduga varian ini mudah menular dan membuat sensitivitas pada antibodi menurun karena banyak mutasi yang ada di dalamnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan penurunan kasus dari gelombang kedua ini harus dijaga agar Indonesia tidak sampai mengalami gelombang ketiga seperti prediksi banyak orang.

"Tugas besar kita sekarang mempertahankan kurva yang tengah melandai ini," kata Wiku dalam jumpa pers, Selasa (14/9/2021).

Catatan Satgas, per minggu ini laju penambahan kasus nasional konsisten menurun selama 8 minggu berturut-turut. Penurunannya mencapai 88,9 persen dibandingkan puncak kedua.

Bahkan dibandingkan puncak pertama, jumlah kasus minggu ini lebih rendah dari puncak pertama pada Januari 2021 lalu dan mendekati titik kasus terendah pada 10 Mei lalu (26.088 kasus).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Sebut Ada Varian Baru Covid-19 yang Lebih Berbahaya dari Delta

Epidemiolog Sebut Ada Varian Baru Covid-19 yang Lebih Berbahaya dari Delta

News | Selasa, 14 September 2021 | 15:35 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Ada Pesan Ahli Epidemiologi buat Masyarakat Indonesia

Kasus Covid-19 Turun, Ada Pesan Ahli Epidemiologi buat Masyarakat Indonesia

Kalbar | Selasa, 14 September 2021 | 14:53 WIB

Update Covid-19 Global: Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Afsel Malah Longgarkan Pembatasan

Update Covid-19 Global: Alami Gelombang Ketiga Covid-19, Afsel Malah Longgarkan Pembatasan

Health | Senin, 13 September 2021 | 10:16 WIB

Tempat Wisata Mulai Dibuka, Sosiolog di Bali Minta Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga

Tempat Wisata Mulai Dibuka, Sosiolog di Bali Minta Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 20:47 WIB

Terkini

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:49 WIB

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:35 WIB

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:29 WIB

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB

Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini

Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:04 WIB

Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026

Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:48 WIB

Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret

Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:44 WIB

Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran

Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:35 WIB

KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa

KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:25 WIB