SAFENet: Jangan Abai Dengan Data! Tidak Ada Obatnya Kalau Sudah Bocor

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 17:50 WIB
SAFENet: Jangan Abai Dengan Data! Tidak Ada Obatnya Kalau Sudah Bocor
Ilustrasi Data Tidak Aman (Unsplash)

Suara.com - Divisi Keamanan Online SAFEnet Imal melihat adanya sikap masyarakat yang cenderung abai dengan penyerahan data saat menginstall aplikasi. Lantaran itu, dia mengingatkan, bahwa tidak ada obatnya apabila data tersebut sudah bocor.

Imal melihat kondisi tersebut terjadi pada masyarakat yang saat ini sudah tidak acuh mendengar, kalau datanya semisal dimiliki oleh Facebook atau aplikasi lainnya. Padahal, data pribadi itu tidak bisa dianggap sepele.

"Tapi enggak, data itu punya power, punya nilai dan bisa jadi senjata," kata Imal dalam Diskusi Publik Keamanan Data Surveilans Digital untuk Kesehatan Masyarakat secara virtual, Rabu (15/9/2021).

Sikap abai masyarakat itu juga kerap membuat hal-hal yang sebetulnya penting namun malah ditanggapi dengan biasa saja.

Ia kemudian mencontohkan, ketika masyarakat mengunduh sebuah aplikasi, pasti akan diminta untuk membuka akses kamera, lokasi, hingga dokumen dalam ponsel.

Hanya ada sedikit dari masyarakat yang peduli dengan permintaan akses dari aplikasi tersebut.

"Kalau kita memikirkan sekarang, ya, ngapain Facebook saya harus tahu kontak saya? Kita enggak pernah melakukan itu. Kalaupun ada orang yang melakukan itu dari 100 cuman ada 2 atau 3 orang (yang peduli)," ujarnya.

Banyak orang menurutnya yang tidak peduli dengan tahap permintaan akses, karena yang terpenting aplikasinya bisa terunggah tanpa menimbulkan masalah.

Imal menyayangkan sikap masyarakat tersebut sebab tidak ada obatnya apabila data akhirnya bocor.

"Nunggu ada kasus dulu baru teriak-teriak, masalahnya kalau data sudah bocor enggak ada obatnya, enggak ada pemadam kebakarannya," ucapnya.

Imal mencontohkan pada data warga pada aplikasi PeduliLindungi yang sudah tersebar. Meskipun bisa dihapus di pusat perdagangan data, namun tidak menutup kemungkinan adanya orang yang sudah memilikinya.

"Di sini konsen utamanya ketika kita mau bicara tentang data dari diri kita sendiri hal-hal terkecil data kita apa, sepele, remeh temeh, kalau kita membiasakan dengan hal itu, ketika menginstall itu." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Bingung, Pemerintah Umbar Data Pribadi Warga Tapi Sembunyikan Data Lain

Bikin Bingung, Pemerintah Umbar Data Pribadi Warga Tapi Sembunyikan Data Lain

News | Rabu, 15 September 2021 | 16:38 WIB

Kebocoran Data Warga Marak Terjadi Diyakini karena Ulah Pemda Sendiri

Kebocoran Data Warga Marak Terjadi Diyakini karena Ulah Pemda Sendiri

News | Rabu, 15 September 2021 | 16:14 WIB

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Anda yang Tertera pada Sertifikat Vaksin

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Anda yang Tertera pada Sertifikat Vaksin

Your Say | Senin, 13 September 2021 | 11:41 WIB

Terkini

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB