Doa Setelah Azan Berkumandang dan Sebelum Iqamah

Dany Garjito Suara.Com
Kamis, 16 September 2021 | 16:54 WIB
Doa Setelah Azan Berkumandang dan Sebelum Iqamah
Doa Setelah Azan Berkumandang dan Sebelum Iqamah. Ilustrasi Panggilan Suara Azan (Pixabay)

Suara.com - Umat muslim di seluruh dunia dianjurkan membaca doa setelah azan berkumandang. Sebab membaca doa setelah azan berarti bentuk bakti umat muslim kepada Allah SWT. Doa setelah azan dibaca sebelum terdengar iqamat berkumandang. Tujuan membaca doa setelah adzan berkumandang untuk mendapatkan berbagai keutamaannya.

Keutamaan doa setelah azan antara lain untuk menghapuskan dosa, permohonan yang diinginkan akan dikabulkan, dan mendapatkan syafaat oleh Allah SWT.

Keutamaan doa setelah azan juga diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah Ra, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barang siapa ketika mendengar adzan lalu mengucapkan (doa setelah adzan), maka syafaatku baginya di hari kiamat." (HR. Bukhari).

Doa Setelah Azan

Ilustrasi azan. [June Andrei George/Unsplash]
Doa Setelah Azan Berkumandang dan Sebelum Iqamah. Ilustrasi azan. [June Andrei George/Unsplash]

Berikut adalah bunyi bacaaan doa setelah azan yang pertama yaitu shalawat Ibrahimiyyah:

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala 'ali sayyidina Muhammad kama shallaita ‘ala sayyidina Ibrahim, wa ‘ala `ali sayyidina Ibrahim, wa barik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala `ali sayyidina Muhammad kama barakta ‘ala sayyidina Ibrahim, wa ‘ala 'ali sayyidina Ibrahim, innaKa Hamidun Majidun

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat pada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau merahmati Nabi Ibrahim dan keluarganya, serta berkatilah Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau berkatilah Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung”

Setelah membaca shalawat Ibrahimiyyah, selanjutnya membaca doa setelah azan berikut ini.

Baca Juga: 2 Bacaan Doa Keluar Rumah agar Selamat dan Dilindungi Allah SWT

Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan."

Setelah itu, terdapat doa yang dapat dilantunkan di antara azan dan iqamah yang berbunyi, seperti di bawah ini.

Allahumma inni as-alukal-‘afiyah fid-dunya wal-akhirah

Artinya: “Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat”

Kemudian diikuti dengan bacaan ayat Kursi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI