Kreatif, Ratusan Taksi Nganggur Dimanfaatkan jadi Kebun Sayur Selama Pandemi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 20 September 2021 | 09:57 WIB
Kreatif, Ratusan Taksi Nganggur Dimanfaatkan jadi Kebun Sayur Selama Pandemi
Ratusan taksi disulap jadi kebun sayur karena pandemi. (Youtube/David Found)

Suara.com - Ratusan taksi yang nganggur karena terdampak pandemi kini disulap jadi kebun sayur dan ternak katak yang produkti. Menyadur Phnom Penh Post Minggu (19/9/2021), taksi-taksi yang disulap ini ada di salah satu garasi di Thailand

Salah satu pemilik Ratchapruk Taxi Garage, Thapakorn Assawalertkun mengatakan pihaknya tak punya pilihan lain agar bisa terus bertahan.

Ia memiliki tanggung jawab untuk tetap memberi makan para sopir taksi dan cicilan mobil tetap berjalan meskipun armada mereka sekarang rusak karena nganggur.

“Ini adalah pilihan terakhir kami,” ujar Thapakorn Assawalertkun. "Kami pikir kami akan menanam sayuran dan kolam katak untuk peternakan di atap taksi ini."

Thailand memberlakukan pembatasan ketat untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, termasuk jam malam.

Wisatawan, yang biasanya menjadi andalan bisnis taksi Bangkok, telah menyusut menjadi hampir tidak ada karena aturan kejam itu.

Ratusan taksi disulap jadi kebun sayur karena pandemi. (Youtube/David Found)
Ratusan taksi disulap jadi kebun sayur karena pandemi. (Youtube/David Found)

Sebagai gantinya, ratusan taksi berwarna putih dan pink itu kini disulap jadi kebun sayur yang ditanami terong, cabai, mentimun, zucchini dan basil.

Bersama dengan kebun yang bermanfaat itu, ada kolam-kolam katak yang mereka pakai sebagai ternak untuk membantu memberi makan sopir dan karyawan yang tak bekerja.

Jika hasil panennya bagus, mereka berencana untuk menjual kelebihannya di pasar lokal.

Ratusan taksi disulap jadi kebun sayur karena pandemi. (Youtube/David Found)
Ratusan taksi disulap jadi kebun sayur karena pandemi. (Youtube/David Found)

“Menanam sayuran di atas atap tidak akan merusak taksi karena sebagian besar sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi. Mesin rusak, ban kempes. Tidak ada yang bisa dilakukan,” kata Thapakorn.

Dalam salah satu unggahan akun Youtube David Found, terlihat bagaimana taksi-taksi itu berubah jadi kebun mini dengan banyak sayuran yang tumbuh di atapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KTP dan Kartu Keluarga Untuk Warga Kebun Sayur Ciracas

KTP dan Kartu Keluarga Untuk Warga Kebun Sayur Ciracas

Foto | Jum'at, 03 September 2021 | 18:40 WIB

5 Potret Kebun Sayur Milik Artis, Ustaz Yusuf Mansur Manfaatkan Rooftop

5 Potret Kebun Sayur Milik Artis, Ustaz Yusuf Mansur Manfaatkan Rooftop

Entertainment | Jum'at, 18 Juni 2021 | 06:30 WIB

Pandemi: Warga Kelurahan Cipinang Ubah Kolong Flyover Jadi Kebun Sayur

Pandemi: Warga Kelurahan Cipinang Ubah Kolong Flyover Jadi Kebun Sayur

Video | Jum'at, 12 Februari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB