Sejarah Sumpah Pemuda: Tokoh yang Terlibat, Tujuan dan Isinya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 17:05 WIB
Sejarah Sumpah Pemuda: Tokoh yang Terlibat, Tujuan dan Isinya
Sejarah Sumpah Pemuda: Tokoh yang Terlibat, Tujuan dan Isinya - Sejumlah murid SD berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10).

Suara.com - Menelisik sejarah Sumpah Pemuda, nampaknya akan sangat relevan untuk menyambut bulan Oktober yang akan datang beberapa saat lagi.

Selain sejarah Sumpah Pemuda, banyak hal menarik seperti tokoh dan tujuan Sumpah Pemuda yang mungkin tak diketahui semua orang. Jadi, mari baca artikel ini sampai habis.

Sejarah Sumpah Pemuda

Latar belakang terjadinya Sumpah Pemuda sendiri adalah munculnya rasa nasionalisme kebangsaan yang ada pada diri pemuda Indonesia. Tentu saja, nantinya akan diarahkan sebagai gerakan nasional, yang dapat membakar semangat pemuda di seluruh Indonesia.

Kongres Pemuda pertama dihadiri oleh perwakilan organisasi pemuda seluruh Indonesia. Namun kongres pertama ini gagal mencapai tujuan yang diinginkan. Kemudian generasi pemuda mendirikan Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia, yang dikenal dengan PPKI, pada 17 Desember 1927. PPKI-lah yang kemudian jadi pemantik terbentuknya panitia Kongres Pemuda kedua pada 27-28 Oktober 1928.

Hasil dari Kongres Pemuda ini kemudian kita kenal sekarang dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Tokoh yang Terlibat Sumpah Pemuda

Setidaknya struktur organisasi kepanitiaan Sumpah Pemuda, menurut buku berjudul Makna Sumpah Pemuda (2021) karya Sri Sudarmiyatun, adalah sebagai berikut.

  1. Ketua : Sugondo Djojopuspito
  2. Wakil Ketua : R.M. Joko Marsaid
  3. Sekretaris : Muhammad Yamin
  4. Bendahara : Amir Sjarifudin
  5. Pembantu I :Johan Mohammad Cai
  6. Pembantu II : R. Katjasoengkana
  7. Pembantu III : R.C.J. Sendoek
  8. Pembantu IV : Johannes Leimena
  9. Pembantu V : Mohammad Rochjani Su’ud
  10. Pengisi Acara : Wage Rudolf Soepratman

Selain tokoh yang terlibat dalam Sumpah Pemuda, kalian juga perlu tahu apa tujuan dan isinya. Biasanya, pertanyaan tentang isi dan tujuan Sumpah Pemuda sering kali keluar dalam soal-soal pelajaran Sejarah.

Tujuan Sumpah Pemuda

  1. Melahirkan cita-cita perkumpulan pemuda dan pemudi Indonesia.
  2. Membicarakan masalah pergerakan pemuda di Indonesia.
  3. Memperkuat kesadaran kebangsaan dan memperteguh persatuan Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda

Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kami Putera dan Puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami Putera dan Puter Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia.

Itu tadi sedikit bahasan mengenai sejarah Sumpah Pemuda yang bisa kami bagikan secara singkat. Semoga bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda berikutnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soeharto dan Sejarah Pembebasan Papua, Perang Laut dan Darat

Soeharto dan Sejarah Pembebasan Papua, Perang Laut dan Darat

Sulsel | Minggu, 19 September 2021 | 05:05 WIB

Sejarah Hari Perhubungan Nasional 17 September

Sejarah Hari Perhubungan Nasional 17 September

News | Jum'at, 17 September 2021 | 13:10 WIB

Kapal Selam: Sejarah, Komponen, Cara Kerja

Kapal Selam: Sejarah, Komponen, Cara Kerja

News | Kamis, 16 September 2021 | 19:31 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB