Kisah Tragis Pahlawan Hotel Rwanda Paul Rusesabagina

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 11:26 WIB
Kisah Tragis Pahlawan Hotel Rwanda Paul Rusesabagina
BBC

Suara.com - Seorang pria yang digambarkan dalam film sebagai pahlawan yang menyelamatkan banyak nyawa selama genosida di Rwanda kini dijatuhi hukuman 25 tahun penjara atas dakwaan terorisme oleh pengadilan di negara Afrika itu.

Paul Rusesabagina, 67 tahun, dinyatakan bersalah karena mendukung kelompok pemberontak di balik serangan mematikan pada 2018 dan 2019.

Keluarganya menyebut persidangan itu dibuat-buat dan mengatakan bahwa ia telah dibawa ke Rwanda dengan paksa dari pengasingan.

Amerika Serikat, tempat tinggal Rusesabagina yang berstatus sebagai penduduk, mengatakan prihatin dengan hukuman ini.

Baca juga:

Nasib Rusesabagina berubah dari sosok yang dielu-elukan sebagai penyelamat menjadi musuh negara setelah ia semakin vokal menyuarakan kritik terhadap pemerintah.

Awalnya ia dipuji karena tindakannya menyelamatkan banyak nyawa saat terjadi genosida di Rwanda 27 tahun yang lalu.

Dalam film nominasi Oscar Hotel Rwanda, Rusesabagina, yang diperankan oleh Don Cheadle, digambarkan sebagai manajer hotel yang berhasil melindungi lebih dari 1.000 orang yang mencari perlindungan.

Dalam periode 100 hari dari April 1994, 800.000 orang, sebagian besar dari kelompok etnis Tutsi, dibantai oleh ekstremis dari komunitas Hutu.

Beberapa penyintas pembantaian itu mempertanyakan versi peristiwa yang ditampilkan dalam film tahun 2005 tersebut.

Namun setelah profil Rusesabagina terangkat setelah film itu dirilis, kritiknya terhadap pemerintah pasca-genosida dan Presiden Paul Kagame menarik lebih banyak perhatian.

Ia bersuara tentang pelanggaran hak asasi manusia dan menuduh pemerintah menyasar kelompok Hutu.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menuduh Front Patriotik Rwanda, yang saat ini memerintah, kerap mengusik dan menangkap lawan politiknya. Penahanan sewenang-wenang, perlakuan buruk, dan penyiksaan adalah "hal biasa", kata Human Rights Watch.

Selama di pengasingan, Rusesabagina memimpin koalisi oposisi, yang memiliki sayap bersenjata - Front Pembebasan Nasional (FLN).

Dalam pesan video 2018, ia menyerukan pergantian rezim dengan mengatakan bahwa "sudah tiba waktunya bagi kita menggunakan segala cara untuk membuat perubahan di Rwanda".

FLN dituduh melakukan serangan pada 2018 dan 2019 yang menurut pihak berwenang mengakibatkan sembilan orang tewas. Rusesabagina mengatakan ia tidak pernah meminta siapa pun untuk menyasar warga sipil tetapi mengaku pernah mengirim uang ke kelompok itu.

Keluarga Rusesabagina mengatakan ia diculik dan dibawa secara paksa ke Rwanda tahun lalu. Putrinya, Carine Kanimba, mengatakan kepada BBC bahwa persidangan yang adil tidak bisa mengikuti tindakan ilegal ini.

Tetapi di pengadilan, seorang saksi berbicara tentang bagaimana ia mengecoh, alih-alih memaksa, Rusesabagina untuk naik pesawat di Dubai dengan mengatakan kepadanya bahwa pesawat itu terbang ke Burundi, bukan Rwanda.

Rusesabagina menolak hadir di persidangan pada bulan Maret tahun ini, tak lama setelah dimulai, mengatakan bahwa dia tidak mendapatkan persidangan yang adil.

Kanimba mengatakan kepada program Newsday BBC bahwa ia tidak mendapat cukup akses ke pengacara dan bahwa presiden adalah "satu-satunya hakim di pengadilan".

Dalam sebuah pernyataan, AS mengatakan bahwa "kabar tentang kurangnya pengadilan yang adil pasti membuat keadilan putusannya dipertanyakan".

Dua puluh orang lainnya diadili bersama Rusesabagina, beberapa di antaranya adalah anggota FLN yang melibatkannya dalam bukti mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB