alexametrics

Bagaimana Cerita Sertu Yorhan Lopo Ditusuk Sampai Meninggal di Patoembak Depok?

Siswanto
Bagaimana Cerita Sertu Yorhan Lopo Ditusuk Sampai Meninggal di Patoembak Depok?
Ilustrasi perkelahian. [shutterstock]

Marnus Surya Adiesta alias Majer ribut dengan Adam Y. Sesfau pada Rabu malam di rumah. Rupanya, keributan mereka masih berlanjut.

Suara.com - Anggota TNI AD Sersan Satu Yorhan Lopo ditemukan meninggal dunia di sekitar semak-semak daerah Patoembak, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/9/2021), pagi. 

Kasus kematian Yorhan terungkap. Dadanya ditusuk Ivan Vector Dethan (28) menggunakan pisau lipat ketika sedang melerai pertikaian pemuda. Ivan sekarang sudah ditahan polisi.

M ribut dengan A pada Rabu malam di rumah. Rupanya, keributan mereka masih berlanjut.

Lantas, M memanggil teman-teman satu daerahnya, di antaranya Ivan.

Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologis Pembunuhan Anggota TNI di Depok

Tak ingin konflik berlanjut, sebagai tokoh yang dituakan kelompok tersebut,  Yorhan, datang untuk melerai mereka.

Ketika Yorhan sedang mendamaikan, Ivan malah menusuknya.

"Secara spontanitas tersangka langsung menusuk pisau tepat di dada sebelah kiri korban sehingga korban meninggal dunia," kata Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Imran Edwin Siregar. 

Ivan sengaja mempersiapkan diri dengan senjata tajam ketika dihubungi oleh Majer.

"Dia bawa karena ada konflik itu dia persiapkan dari rumah," kata Imran.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Sertu Yorhan Lopo Saat Lerai Keributan di Depok

Selain jatuh korban anggota TNI, akibat pertikaian pemuda tersebut juga melukai seorang warga sipil.

"Ada dua korban. Satu luka tusuk, satu yang meninggal dunia," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus. 

Ivan telah ditetapkan menjadi tersangka. Dia disangkakan melanggar Pasal 338 dan 351 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. [rangkuman laporan Suara.com]

Komentar