Sejarah Kerajaan Kediri dan Bukti Peninggalannya

Rifan Aditya

Senin, 27 September 2021 | 16:03 WIB
Sejarah Kerajaan Kediri dan Bukti Peninggalannya
Prasasti Jaring, peninggalan Kerajaan Kediri (tangkapan layar YouTube Saptono Soemarsono)

Suara.com - Kerajaan Kediri merupakan salah satu kerajaan Hindu yang pernah berdiri di Indonesia. Kerajaan ini memiliki berpusat di Dahanapura, Kediri, Jawa Timur. Bagaimana sejarah Kerajaan Kediri?

Sejarah Kerajaan Kediri dimulai pada abad ke-11 tepatnya 1045 Masehi. Kerajaan Kediri ini memiliki beberapa nama lain seperti Kadiri, Daha dan Panjalu.

Kerajaan Kediri dipimpin oleh seorang raja yang bernama Sri Samariwajaya sebagai raja pertama, sedangkan Kediri berhasil mencapai masa kejayaan pada masa kepemimpinan Raja Jayabaya (1135-1159 M), yakni selama dua abad.

Berikut adalah ulasan singkat tentang Kerajaan Kediri dan bentuk penginggalannya, mari simak!

Sejarah Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri pertama kali berdiri ketika Raja Airlangga dan Medang Kamulan memutuskan untuk membagi kerajaanya menjadi dua, yakni Kerajaan Kediri untuk Samarawijaya dan Kerajaan Jenggala untuk Mapanji Garasakan.

Karena merasa sama-sama berhak untuk meneruskan tahta kerajaan kedua putra dari Raja Airlangga saling bersaing untuk dapat menjadi putera mahkota. Peperangan yang dilakukan oleh dua orang raja yang sedarah itu terjadi selama 60 tahun lamanya.

Kerajaan Kediri berhasil menggungguli peperangan atas saudaranya yakni Kerajaan Jenggala. Hasilnya adalah dipindahkannya pusat kerajaan dari Daha menuju Kediri.

Puncak Kejayaan Kerajaan Kediri

baca juga

Sejak pertama kali berdiri, Kerajaan Kediri adalah salah satu kerajaan yang cukup potensial dan berpengaruh di Indonesia. Terlebih pada masa kepemimpinan Raja Jayabaya, Kerajaan Kediri berhasil berkembang secara signifikan.

Salah satunya adalah melalui bidang sastra, selain sastra semasa kepemimpinan Kerajaan Kediri Raja Jayabaya juga berhasil melakukan beberapa ekspansi yang dapat ditunjukkan sebagai salah satu bentuk eksistensinya.

Besarnya wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri membuat banyak sekali asumsi yang menyebutkan bahwa kerajaan ini lebih berpengaruh dibandingkan dengan Kerajaan Sriwijaya. Beberapa daerah yang pernah diduduki oleh Kerajaan Kediri diantaranya adalah seluruh pulau Jawa, sebagian Sumatera, pantai Kalimantan dan Kerajaan Terntate.

Faktanya eksistensi Kerajaan Kediri tidak hanya santer terdengar di Nusantara. Hal ini dibuktikan dengan salah satu tulisan yang ditulis oleh seseorang bernaman Khou Ku Fei yang juga seorang saudagar dari Tiongkok. Di dalam tulisannya ia menceritakan tentang karakteristika masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Kediri.

Nama Sri Jayabaya tertera dalam Kitab Baratayudha dan hingga sampai saat ini dikenal tentang ramalannya tentang Indonesia dalam Jangka Jayabaya.

Karya Sastra Peninggalan Kerajaan Kediri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Ini Jadi Bukti Struktur Kuno di Brumbung Petirtaan Era Majapahit

Temuan Ini Jadi Bukti Struktur Kuno di Brumbung Petirtaan Era Majapahit

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2020 | 16:15 WIB

Meleset dari Dugaan Awal, Struktur Kuno di Desa Brumbung Ternyata...

Meleset dari Dugaan Awal, Struktur Kuno di Desa Brumbung Ternyata...

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2020 | 11:42 WIB

Warga Kepung Temukan Struktur Diduga Kaki Candi Era Kerajaan Kediri

Warga Kepung Temukan Struktur Diduga Kaki Candi Era Kerajaan Kediri

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×