Kemkominfo dan Kemendikbud Ristekdikti Gelar Kelas Mengajar Online

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 05:27 WIB
Kemkominfo dan Kemendikbud Ristekdikti Gelar Kelas Mengajar Online
Program “Kelas Mengajar Online” yang membahas Etika dalam Mengajar Online.

Suara.com - Pada masa pandemi Covid-19 ini, seluruh aktivitas pendidikan termasuk kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Para pengajar mau tak mau harus mengajar dengan cara yang lebih bervariasi demi keberlangsungan proses belajar mengajar tetap menarik dan menyenangkan.

Hal tersebut tentunya menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan solusi agar proses belajar mengajar tetap tersalurkan dengan baik kepada peserta didik, salah satunya didukung melalui etika yang baik dan benar dalam mengajar sehingga kegiatan pembelajaran online dapat berjalan dengan menyenangkan, menarik, dan interaktif.

Dalam rangka mengajak tenaga pendidik untuk menerapkan etika yang baik dan benar dalam mengajar online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama GNLD Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memperkenalkan program “Kelas Mengajar Online” yang membahas Etika dalam Mengajar Online, pada Kamis, 30 September 2021.

Acara diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Kemkominfo TV, Siberkreasi, Direktorat Sekolah Dasar, Pendidikan.id, dan Facebook Page Siberkreasi dengan mengundang Praktisi Pendidikan dan Pendiri Sekolah Murid Merdeka, Najelaa Shihab sebagai narasumber.

Acara dibuka oleh sambutan Dirjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemendikbud Ristekdikti, Jumeri, S.TP., M.Si. dan Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, sebagai keynote speaker.

Dirjen Jumeri menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam etika pembelajaran daring seperti peserta didik diajarkan untuk tepat waktu, menggunakan tata krama bahasa yang baik dan sopan, berpenampilan yang rapi dan sopan meskipun sedang berada di rumah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan anak didik agar terbiasa melakukan persiapan sebelum belajar dan tentunya akan menjadi penanaman karakter yang baik bagi peserta didik,” tutur Dirjen Jumeri ditulis Sabtu (2/10/2021).

Kemudian Dirjen Semuel juga menyampaikan kehidupan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi nanti akan mempercepat proses digitalisasi di berbagai lini kehidupan kita, maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini.

“Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik, kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi masyarakat digital Indonesia,” demikian Dirjen Semuel menutup sambutannya.

Blended Learning, Solusi Integrasi Teknologi dan Pedagogi

Najelaa Shihab mengatakan dalam pembukaan materinya bahwa sesungguhnya kemampuan dan kesempatan kita menggunakan online learning sekarang itu membuka sumber daya-sumber daya yang sebelumnya tidak mudah kita dapatkan di sekolah, sehingga pembelajaran yang masih hanya mengandalkan buku teks pelajaran perlu dicermati bersama lagi.

Najeela juga menjelaskan lebih lanjut mengenai Blended Learning, selain sebagai strategi pembelajaran abad 21 yang terintegrasi dan terpersonalisasi, Blended Learning juga memadukan pembelajaran sinkron baik secara online maupun offline, dengan pembelajaran asinkron baik secara guided/ terarah maupun self-guided/ mandiri.

“Hal ini penting untuk kita elaborasi lebih lanjut karena banyak yang menyederhanakan blended learning ini seolah-olah cuma soal online dan offline, padahal perbedaan utamanya dengan metode pembelajaran konvensional adalah di soal synchronous dan asynchronous.” tandasnya.

Etis dalam Pengajaran Daring Blended Learning

Kesuksesan pembelajaran Blended Learning tidak hanya dipengaruhi oleh seberapa kompeten gurunya, tetapi bagaimana interaksi yang terjadi setiap hari antara guru dan murid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana BOS Beredar di Medan Capai Rp 140 Miliar

Dana BOS Beredar di Medan Capai Rp 140 Miliar

Sumut | Selasa, 28 September 2021 | 11:21 WIB

Menteri Nadiem Akui Data Klaster Covid-19 Sekolah Banyak Erornya

Menteri Nadiem Akui Data Klaster Covid-19 Sekolah Banyak Erornya

News | Senin, 27 September 2021 | 19:06 WIB

Kisah Siswa ke Sekolah Bawa Tas Kresek, Tak Punya HP untuk Belajar Online

Kisah Siswa ke Sekolah Bawa Tas Kresek, Tak Punya HP untuk Belajar Online

News | Senin, 27 September 2021 | 17:28 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB