Wayang Jogja Night Carnival #6 Membawa Wayang ke Dunia Pariwisata Global

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 04 Oktober 2021 | 20:36 WIB
Wayang Jogja Night Carnival #6 Membawa Wayang ke Dunia Pariwisata Global
Berbagai persiapan perwakilan kemantren dan penampil-penampil yang hadir dalam WJNC yang menyuguhkan ragam kreasi sebagai puncak perayaan HUT ke-265 Kota Jogja. (Dok: Dinas Pariwisata)

Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menggadang-gadang penyelenggaraan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 bakal menjadi salah satu event wisata rujukan bagi pelancong global.

WJNC #6 akan menjadi bagian dari acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Jogja pada 7 Oktober 2021. Melibatkan 14 kemantren, WJNC tahun ini dihelat dengan tema besar Semar Boyong, mengulas cerita pagebluk melalui street art performance.

Kepala Bidang Pemasaran Hasil Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja, Andrini Wiramawati menjelaskan secara teknis persiapan dalam menyelenggarakan WJNC #6 sudah mencapai 80%-90%.

Sebagai salah satu agenda yang masuk dalam kalender event pariwisata nasional yang rutin digelar tiap tahun, Dispar Kota Jogja berusaha menghadirkan tampilan yang berbeda di tahun ini karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Kami berharap agar event ini [WJNC] bisa mendunia dan sebenarnya ada satu atau dua delegasi dari luar negeri yang tampil dalam WJNC ke depan. Kami juga sudah menggandeng berbagai pihak dengan harapan tahun selanjutnya bisa menghadirkan inovasi baru yang disesuaikan dengan kondisi agar ada warna baru di WJNC," kata Aan, Jumat (1/10).

Pada tahun ini, bersamaan dengan penyelenggaran kegiatan di masa pandemi, Dispar berupaya mengemas acara tersebut dengan protokol kesehatan ketat. Ada tampilan yang sedikit berbeda disuguhkan kepada khalayak dalam memaknai peringatan HUT Kota Jogja di masa pagebluk, namun tetap dengan filosofi WJNC yang khas dan kuat.

Dispar tetap menghadirkan hal-hal yang menjadi konsep dasar WJNC, yaitu vehicle (kendaraan), wayang, acara di waktu malam hari dan karnaval termasuk kehadiran tugu.

Masing-masing kemantren nantinya dibagi ke dalam empat zona atau stage (panggung)  dengan satu zona berisi tiga sampai empat penampil dari perwakilan kemantren. Tema turunan yang diusung oleh para penampil juga disesuaikan dengan tema besar Semar Boyong. Pada zona satu, ada penampil dari Umbulharjo, Pakualaman dan Jetis dengan tema Indraprastha yang bernuansa megah dan romance (percintaan).

Kemudian pada panggung kedua ada perwakilan dari Kraton, Gondomanan, Mantrijeron, serta Mergangsan yang mengusung tema Poncowati, sarat dengan tampilan-tampilan tragedi yang divisualisasikan lewat penampilan ksatria, panah atau cakra.

baca juga

Pada panggung ketiga tema yang diangkat adalah Hastinapura atau komedi. Penampil dari Kotagede, Gondokusuman dan Danurejan nantinya bakal mengusung konsep kurawa, raksasa dan jin dalam acara ini.

Sementara di zona empat temanya adalah Kahyangan, bernuansa percintaan agung. Disini nanti bakal ada penampil berkostum dewa, bidadari, figur hewan dan lokananta (gamelan) dengan penampil dari Ngampilan, Gedongtengen, Tegalrejo dan Wirobrajan.

Protokol Kesehatan

Digelar dalam masa pandemi Covid-19, WJNC #6 menerapkan protokol kesehatan ketat dalam penyelenggaraannya agar tidak menimbulkan klaster baru untuk para pelaku seni.

Secara teknis, seluruh yang terlibat acara harus sudah divaksin Covid-19 minimal satu kali dan dicek melalui aplikasi Peduli Lindungi. Untuk yang telah divaksin dosis 1 nantinya akan diberi gelang kuning. Sedangkan yang telah divaksin dosis 2 akan diberi gelang hijau.  

Selain itu untuk penampil dan tamu undangan harus menunjukkan hasil negatif tes swab antigen. Jika pada H-1 hasil swab antigen para penampil dan kru dari kemantren menunjukkan hasil positif, maka harus dicari pengganti. Penyelenggaraan WJNC #7 pada tanggal 7 Oktober berupa tapping/perekaman acara, bukan perhelatan. Penerapan protokol kesehatan ini dilakukan untuk memberi contoh wujud Kota Budaya di masa pandemi bagi wilayah lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Kebakaran, Pemkot Jogja Bakal Bentuk Relawan Kebakaran

Antisipasi Kebakaran, Pemkot Jogja Bakal Bentuk Relawan Kebakaran

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 20:15 WIB

Curhat ke DPRD DIY, Buruh Rokok Tuntut Bagi Hasil Cukai

Curhat ke DPRD DIY, Buruh Rokok Tuntut Bagi Hasil Cukai

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 18:51 WIB

Sudah Tidak Ada Lagi Penyekatan di Kota Jogja, Jalan Margo Utomo Kini Dibuka

Sudah Tidak Ada Lagi Penyekatan di Kota Jogja, Jalan Margo Utomo Kini Dibuka

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 18:35 WIB

Keseringan ke Gumuk Pasir, Zaskia Adya Mecca Jadi Jago Sand Boarding

Keseringan ke Gumuk Pasir, Zaskia Adya Mecca Jadi Jago Sand Boarding

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 14:56 WIB

Pameran Maket  Jogja Street Sclupture Project 4 Resmi Diselenggarakan

Pameran Maket Jogja Street Sclupture Project 4 Resmi Diselenggarakan

Jogja | Kamis, 30 September 2021 | 14:09 WIB

Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Jumat 1 Oktober 2021

Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Jumat 1 Oktober 2021

Jogja | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 05:35 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×