Menikah dengan Pria Berbeda Kasta, Seorang Perempuan India Tewas Dibunuh Saudaranya

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Menikah dengan Pria Berbeda Kasta, Seorang Perempuan India Tewas Dibunuh Saudaranya
Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/Jayesh Jalodara)

Suara.com - Empat pria di India ditangkap setelah membunuh saudara perempuan mereka karena menikah dengan pria di luar kasta dan dianggap tidak menghormati keluarga.

Menyadur Gulf News Selasa (5/10/2021), polisi mengungkapkan jika kasus pembunuhan tersebut terjadi di kota Meerut Uttar Pradesh.

Pembunuhan tersebut terjadi pada hari Sabtu (2/10/2021), ketika empat pelaku mengetahui jika korban menikah dengan pria di luar kasta mereka.

Korban, yang diketahui berusia 18 tahun, dibunuh oleh tiga saudara laki-laki dan seorang sepupunya. Ia dianggap mencemarkan nama baik keluarga.

Selain empat pelaku tersebut, polisi juga menahan 10 orang yang diduga terlibat pembunuhan.

Menurut polisi, pembunuhan tersebut berawal ketika korban ingin menikah dengan pria pilihannya, namun dari kasta yang berbeda.

Keluarga korban banyak yang menentang keinginannya tersebut, namun ia tetap bersihkukuh ingin menikah dengan pria pilihannya.

Korban akhirnya memberi tahu keluarganya tentang hubungannya dan membuat saudara-saudaranya marah.

Kasus pembunuhan tersebut dilaporkan oleh suami korban yang mengaku jika istrinya tewas setelah dianiaya.

Suami korban juga mengungkapkan jika istrinya buru-buru dikremasi setelah meninggal untuk menghilangkan jejak.

"Kami mulai memeriksa anggota keluarga dan curiga ketika mereka mencoba menyembunyikan sesuatu. Tim polisi sekarang berusaha menangkap para tersangka," jelas seorang petugas Kepolisian Bhawanpur.

Dalam laporannya, suami korban mengklaim bahwa dia telah menikahi wanita tersebut di sebuah kuil pada bulan Juli.

Setelah pernikahan itu, suami korban mengaku jika istrinya kerap mendapat ancaman dari saudara-saudaranya.

"Kami menikah setelah dia berusia 18 tahun pada bulan Juli. Keluarga mengkremasinya sebelum saya melapor ke polisi," kata pria yang tidak ingin disebut namanya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Orang Tewas Tragis, Petani India Ancam Demo Besar-besaran Protes UU Pertanian

9 Orang Tewas Tragis, Petani India Ancam Demo Besar-besaran Protes UU Pertanian

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:58 WIB

Raksasa Adtech India Ekspansi ke Indonesia, Ini Targetnya

Raksasa Adtech India Ekspansi ke Indonesia, Ini Targetnya

Press Release | Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Pemberdayaan Perempuan, Ola Electric Khusus Pekerjakan Kaum Hawa untuk FutureFactory

Pemberdayaan Perempuan, Ola Electric Khusus Pekerjakan Kaum Hawa untuk FutureFactory

Otomotif | Selasa, 05 Oktober 2021 | 09:14 WIB

Terkini

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:03 WIB

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung

News | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:49 WIB

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

News | Senin, 13 April 2026 | 16:48 WIB

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total

News | Senin, 13 April 2026 | 16:47 WIB

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan

News | Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek

News | Senin, 13 April 2026 | 16:32 WIB

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?

News | Senin, 13 April 2026 | 16:19 WIB