Molnupiravir Diklaim Ampuh Sebagai Obat Virus Corona, Begini Tanggapan Satgas Covid-19

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:55 WIB
Molnupiravir Diklaim Ampuh Sebagai Obat Virus Corona, Begini Tanggapan Satgas Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Obat Molnupiravir diklaim ampuh sebagai obat virus corona. Obat buatan perusahaan Merck itu digadang-gadang menjadi yang pertama obat oral untuk Covid-19.

Menanggapi hal itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebut pemerintah selalu terbuka dengan semua temuan alternatif jenis pengobatan Covid-19, termasuk obat Molnupiravir.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, setiap jenis pengobatan Covid-19 harus lolos tahapan uji klinis sebelum diberikan kepada pasien yang membutuhkan.

"Pada prinsipnya, Indonesia terbuka dengan berbagai jenis pengobatan, karena semata-mata tujuan kita bersama adalah meningkatkan kesembuhan setinggi-tingginya," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (5/10/2021).

Dia menyebut pemerintah akan segera menginformasikan update terkait perkembangan obat dan material kesehatan untuk mendukung pelayanan COVID-19.

"Terkait dengan uji klinis, ini tahapan ini adalah sebua kewajiban yang harus dilakukan sebelum obat layak digunakan ke masyarakat umum. Ke depannya, pemerintah akan mengupdate perkembangan obat dan material kesehatan untuk mendukung COVID-19," ucapnya.

Sebelumnya, Merck mengatakan bahwa pil molnupiravir mereka terbukti ampuh mengurangi rawat inap dan kematian pasien Covid-19.

Merck dan mitranya RidGeBack Biotherapeutics mengatakan hasil awal menunjukkan pasien yang menerima obat, yakni molnupiravir dalam waktu lima hari dengan gejala covid-19 memiliki sekitar setengah dari tingkat rawat inap dan kematian.

"Ini akan memungkinkan kita untuk merawat orang lebih banyak dan lebih cepat," kata Dr. William Schaffner, seorang ahli penyakit menular di Universitas Vanderbilt yang tidak terlibat dalam penelitian.

baca juga

Studi ini melacak 775 orang dewasa dengan Covid-19 yang ringan hingga sedang yang dianggap berisiko tinggi untuk penyakit parah. Para pasien mengalami masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes atau penyakit jantung.

Di antara pasien yang menggunakan molnupiravir, 7,3 persen dirawat di rumah sakit atau meninggal pada akhir 30 hari, dibandingkan dengan 14,1 persen dari mereka yang mendapatkan pil kontrol. Setelah periode penelitian, tidak ada kematian di antara mereka yang menerima obat Merck.

Anthony Fauci, direktur NIH Amerika Serikat menyatakan bahwa hasil dari Merck adalah berita yang sangat baik.

Merck hanya mempelajari obatnya pada orang yang tidak divaksinasi. Tetapi Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dapat mempertimbangkan untuk mengesahkannya pada pengguna yang lebih luas pada pasien yang divaksinasi yang mendapatkan gejala Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obat Antivirus Covid-19 Molnupiravir Semakin Populer, Australia Pesan 300.000 Dosis

Obat Antivirus Covid-19 Molnupiravir Semakin Populer, Australia Pesan 300.000 Dosis

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 04:05 WIB

Selain Vaksin, Australia akan Gunakan Pil Molnupiravir Jadi Obat Anti Virus Corona

Selain Vaksin, Australia akan Gunakan Pil Molnupiravir Jadi Obat Anti Virus Corona

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:51 WIB

Mengenal Molnupiravir, Obat yang Diklaim Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Mengenal Molnupiravir, Obat yang Diklaim Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Benarkah Pil Molnupiravir Menurunkan Risiko Kematian akibat COVID-19? Ini kata Pakar

Benarkah Pil Molnupiravir Menurunkan Risiko Kematian akibat COVID-19? Ini kata Pakar

Lampung | Senin, 04 Oktober 2021 | 12:53 WIB

Kabar Baik, Obat Covid-19 Ini Disebut Efektif Mencegah Dampak Buruk hingga Kematian

Kabar Baik, Obat Covid-19 Ini Disebut Efektif Mencegah Dampak Buruk hingga Kematian

Tekno | Senin, 04 Oktober 2021 | 05:52 WIB

Monulapiravir Diklaim Sebagai Obat Covid-19 Siap Minum Pertama di Dunia, Apa Itu?

Monulapiravir Diklaim Sebagai Obat Covid-19 Siap Minum Pertama di Dunia, Apa Itu?

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 17:55 WIB

Jepang Izinkan Penggunaan Obat Antibodi Sotrovimab untuk Pasien Covid-19

Jepang Izinkan Penggunaan Obat Antibodi Sotrovimab untuk Pasien Covid-19

Health | Kamis, 30 September 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Parfum Lokal Apa yang Mirip dengan Creed Aventus? Ini Rekomendasinya

Parfum Lokal Apa yang Mirip dengan Creed Aventus? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Berapa Lama Proses Mencairkan  JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign? Ini Ketentuannya

Berapa Lama Proses Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign? Ini Ketentuannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:46 WIB

Satoru Mochizuki Tinggalkan Timnas Putri Indonesia, Dua Trofi Piala AFF Jadi Warisan Manis

Satoru Mochizuki Tinggalkan Timnas Putri Indonesia, Dua Trofi Piala AFF Jadi Warisan Manis

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:43 WIB

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:42 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Lokal untuk Kulit Keriput dan Kering Usia 40 Tahun ke Atas

5 Rekomendasi Moisturizer Lokal untuk Kulit Keriput dan Kering Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:41 WIB

Tumbuh 5%, Emiten Produsen Listrik HGII Raih Laba Bersih Rp13,99 M di Kuartal III-2026

Tumbuh 5%, Emiten Produsen Listrik HGII Raih Laba Bersih Rp13,99 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:41 WIB

Yamaha Nmax E Siap Mengaspal di Eropa, Akankah Masuk ke Indonesia?

Yamaha Nmax E Siap Mengaspal di Eropa, Akankah Masuk ke Indonesia?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 10:38 WIB

×