Benarkah Sudah Ditakdirkan Orang yang Masuk Surga dan Neraka? Ini Kata Syekh Ali Jaber

Rifan Aditya

Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:42 WIB
Benarkah Sudah Ditakdirkan Orang yang Masuk Surga dan Neraka? Ini Kata Syekh Ali Jaber
Benarkah Sudah Ditakdirkan Orang yang Masuk Surga dan Neraka? Ini Kata Syekh Ali Jaber - Ilustrasi Syekh Ali Jaber. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Pembahasan tentang benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka kerap menarik perhatian sosial media dan memanas karena banyak netizen yang ikut terlibat. 

Mungkin ada yang penasaran tentang benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka. Berikut pembahasannya berdasarkan penjelasan dari Syekh Ali Jaber Rahimahullah yang diunggah dalam sebuah video di kanal YouTube Syekh Ali Jaber, 2 September 2021.

Dalam pembukaan ceramahnya, Syekh Ali Jaber berkata semua sudah ditentukan oleh Allah SWT, termasuk soal surga dan neraka.

"Malah kemarin ada yang bertanya kalau memang sudah jelas ahli surga siapa, ahli neraka siapa, terus kenapa ada dunia, ada proses panjang, terus kubur munkar nakir, hisab, kiamat, udah kalau memang sudah jelas bagi Allah siapa yang di surga, siapa yang di neraka, udah, selesai saja semua," tutur Syekh Ali Jaber.

Benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka?

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa soal Qada dan Qadar dimana memang segala gerakan manusia sudah dikehendaki oleh Allah SWT, tapi ada dua.

Yang pertama kehendak Allah yang mana tidak bisa manusia ikut campur. Misalnya Allah kehendaki kita wafat, tak bisa ditolak. Allah SWT kehendaki matahari terbit dari Timur,  ini tidak bisa diikut campuri oleh manusia. Itu kehendak Allah, mutlak.

Namun ada kehendak Allah SWT yang terikat dengan kehendak manusia. Artinya, Allah tidak memaksa, tapi kita ada ikhtiar, diantaranya soal surga dan neraka.

Kenapa terjadi proses kehidupan kalau benar sudah ditakdirkan orang masuk surga dan neraka?

baca juga

Penjelasan kenapa ada proses kehidupan di dunia meskipun sudah ditakdirkan ada surga dan neraka, Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa ini adalah alasan bagi orang yang sudah ditakdirkan masuk neraka.

"Biar tidak ada alasan bagi manusia yang Allah hukumkan masuk neraka, mesti dia tuntut di hadapan Allah nanti," ujar Syekh Ali Jaber.

Ia menambahkan, "Kalau memang sudah Allah tentukan ini surga ini neraka, ahli surga jelas tidak akan protes kenapa dia masuk surga. Akan tetapi yang masuk neraka akan bertanya kepada Allah kenapa ya Allah saya masuk neraka?".

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa jika semua berjalan dengan takdir tanpa punya usaha dan ikhtiar, dan tidak ada dunia akhirat, ahli neraka tidak akan mendapatkan jawaban.

"Karena Allah Maha Adil, Allah jadikan semuanya dengan proses , kemudian supaya nanti untuk orang yang masuk neraka tidak ada alasan. Kalau dia bertanya kenapa saya dihukum masuk neraka, Allah akan menjawab “Kami sudah menurunkan kitab-kitab, mengutus nabi dan rasul, kami sudah memberitahu kamu akal dan otak untuk berpikir mana yang benar, tapi kamu memilih jalur neraka,” kata Syekh Ali Jaber.

Demikian penjelasan mengenai benarkah sudah ditakdirkan orang yang masuk surga dan neraka dari Syekh Ali Jaber.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Rajin Membaca Sholawat Tapi Tidak Sholat, Ini Kata Syekh Ali Jaber

Hukum Rajin Membaca Sholawat Tapi Tidak Sholat, Ini Kata Syekh Ali Jaber

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:30 WIB

Syekh Ali Jaber: Cara Mendapat Amal Jariyah dengan Mengajarkan Sebuah Surat

Syekh Ali Jaber: Cara Mendapat Amal Jariyah dengan Mengajarkan Sebuah Surat

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:32 WIB

Menjaga Lisan dari Menyebarkan Aib Orang Lain

Menjaga Lisan dari Menyebarkan Aib Orang Lain

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×