Belasan Pasiennya Ngadu, Seorang Dokter Gadungan Terancam 3 Tahun Penjara

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:08 WIB
Belasan Pasiennya Ngadu, Seorang Dokter Gadungan Terancam 3 Tahun Penjara
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)

Suara.com - Seorang perempuan di Serbia yang mengaku dokter kecantikan terancam penjara 3 tahun setelah melakukan operasi plastik ilegal dan menyebabkan 11 korban.

Menyadur The Sun Rabu (6/10/2021), Olgica Markanovic dan rekannya terancam penjara tiga tahun atas tuduhan mendirikan klinik kecantikan tanpa izin.

Perempuan yang mendapat julukan dokter Barbie tersebut ditangkap di perbatasan Serbia-Kroasia pada 1 Juni setelah melakukan operasi pada setidaknya 11 orang.

Markanovic ditangkap setelah salah satu korban mengadu ke polisi dan akan segera menjalani persidangan di Serbia.

Ini adalah upaya kedua jaksa untuk mengadili Markanovic. Pengadilan pertama sempat ditunda karena rekannya tidak bisa hadir dengan alasan akan melahirkan.

Jaksa telah menuntut hukuman penjara tiga tahun untuk Markanovic dan satu tahun untuk rekannya, yang tidak dapat disebutkan namanya karena undang-undang privasi.

Markanovic diduga melakukan operasi plastik tanpa izin pada setidaknya 11 orang dari Mei 2020 hingga Maret 2021.

Dia diduga menggunakan pena plasma pada pasiennya yang menyebabkan kerusakan permanen pada wajah dan menyebabkan luka bakar.

Mereka juga diduga menggunakan lidokain klorida sebagai anestesi lokal, obat yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi yang fatal.

Markanovic membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan dia tidak melakukan prosedur medis tanpa izin yang layak. Dia mengklaim layanan yang dia berikan kepada pasiennya adalah kosmetik dan tidak pernah menyebut dirinya sebagai dokter bedah plastik.

Dia dilaporkan mengatakan bahwa pena plasma bukanlah instrumen medis tetapi kosmetik dan memiliki sertifikat untuk menggunakan alat tersebut.

Markanovic menuduh jika keluhan yang diungkapkan pasiennya tersebut karena mereka tidak mematuhi instruksi pemulihan yang dianjurkan.

Setidaknya 11 mantan pasien Markanovic mengajukan keluhan pada Maret 2021 dan mengklaim bahwa mereka telah cacat setelah mendapatkan perawatan di kliniknya yang terletak di Beograd, Serbia.

"Ketika saya bertemu dengannya, dia memperkenalkan dirinya sebagai Presiden Estetika," ungkap seorang pasien yang tidak bisa disebutkan namanya kepada media Kroasia Blic

"Dia kemudian memperkenalkan dirinya kepada pacar saya sebagai dokter," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Pamitan, Witan Sulaeman Hengkang dari FK Radnik Surdulica

Sudah Pamitan, Witan Sulaeman Hengkang dari FK Radnik Surdulica

Bola | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 20:15 WIB

Obsesi Tak Kesampaian, EM Jadi Dokter Gadungan Tipu Perawat

Obsesi Tak Kesampaian, EM Jadi Dokter Gadungan Tipu Perawat

Jogja | Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:39 WIB

Intip Pesona Milica Mandic, Atlet Serbia yang Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Intip Pesona Milica Mandic, Atlet Serbia yang Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Sport | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:56 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB