alexametrics

Mantan Bintang Porno Ditangkap karena Bunuh dan Buang Jenazah Putranya Sembarangan

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Mantan Bintang Porno Ditangkap karena Bunuh dan Buang Jenazah Putranya Sembarangan
Ilustrasi pembunuhan. (Freedigitalphotos/Toa55)

Ia buang jenazah putranya di kasir toko Lidl.

Suara.com - Mantan bintang porno Hungaria, Katalin Erzsebet Bradacs (44) ditangkap polisi atas dakwaan pembunuhan anaknya sendiri, Alex Juhasz.

Menyadur The Sun Kamis (7/10/2021), wanita itu diduga menikam putranya dan membuang jenazah bocah 2 tahun itu sembarangan di konter kasir toko Lidl.

Mantan penari klub malam itu memasuki toko Lidl di Umbria, Italia dan berteriak minta tolong ketika meletakkan tubuh putranya yang berlumuran darah di atas meja kasir pada 1 Oktober.

Tragisnya, anak muda itu dinyatakan meninggal dengan 9 luka tusukan di tubuh yaitu dada dan lehernya. Bradacs ditangkap oleh polisi setelah sebuah pisau ditemukan di tas tangannya.

Baca Juga: Geger Kematian Wanita Paruh Baya di Blitar, Kepalanya Retak Diduga Korban Pembunuhan

Sejumlah barang termasuk baju Alex yang berlumuran darah dengan 9 lubang dan jumpernya ditemukan malam itu di sebuah bangunan di dekat TKP.

Ilustrasi pembunuhan bayi. (Pixabay)
Ilustrasi pembunuhan balita. (Pixabay)

Polisi percaya motif Bradacs adalah balas dendam terhadap ayah anak itu karena hak asuh. Ayah Alex, yang tinggal di Hongaria memberi tahu pihak berwenang setelah foto putranya yang sekarat dikirim ke ponselnya.

Setelah penangkapan, Bradacs diinterogasi dan membantah tuduhan berulang kali deengan berkata "Saya tidak membunuh anak saya."

Dia dilaporkan memberi tahu polisi tiga versi kejadian yang kontradiktif sebelum memilih untuk tetap diam atas saran pengacaranya, Enrico Renzoni.

Bradacs ditahan di sebuah penjara di kota terdekat Perugia dan akan diinterogasi lagi pagi ini. Bradacs telah melarikan diri ke Italia dengan bocah itu bulan lalu setelah pengadilan Hungaria memberikan hak asuh anak itu kepada ayahnya.

Baca Juga: Polisi Duga Pemotor Tewas Penuh Luka di Bangkalan Bukan Pembunuhan, Keluarga Membantah

Komentar