Kejar Jabar dan Jatim di PON Papua, DKI Berharap Cabor Renang Jadi Lumbung Medali Emas

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:02 WIB
Kejar Jabar dan Jatim di PON Papua, DKI Berharap Cabor Renang Jadi Lumbung Medali Emas
Ketua KONI DKI Jakarta Djamhuri P Wibowo. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Kontingen DKI Jakarta menaruh harapan pada cabang olahraga renang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Enam nomor perlombaan itu diharapkan bisa menjadi lumbung medali emas.

DKI Jakarta sempat memimpin perolehan medali di awal gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Namun, sekarang Kontingen ibu kota sudah disalip oleh Jawa Barat dan Jawa Timur yang menempati posisi pertama dan kedua.

Ketua KONI DKI Jakarta Djamhuri P Wibowo berharap semua atlet DKI yang berlaga di partai final cabang olahraga renang bisa memborong semua medali emas. Dengan demikian, maka diharapkan Jakarta bisa memperkecil ketertinggalannya.

"Kalau perlu medali emas semuanya bisa direbut oleh atlet-atlet DKI," ujar Djamhuron di Arena Akuatik Kampung Harapan Kompleks Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10/2021).

Sebelum perlombaan renang dimulai, di tempat yang sama DKI Jakarta berhasil menyabet medali emas pada loncat indah nomor singkronisasi pria yang didapatkan atlet Andriyan dan Adityo Restu Putra.

Sama seperti loncat indah, renang juga merupakan salah satu cabang olahraga unggulan DKI. Diharapkan atlet-atlet yang berlaga bisa mendapatkan raihan serupa.

Perenang putri Jatim Nurul Fajar Fitriyati melaju meninggalkan lawannya saat bertanding pada nomor 100 meter gaya punggung PON XIX Jabar di Gelanggang Renang FPOK UPI, Bandung, Minggu (18/9). (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo).
Ilustrasi perenang. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo).

"Untuk PON-PON yang lalu, kita mendapat medali emas. Ini juga mendapatkan medali emas. Ini juga karena pembinaan yang bagus. jadi bisa kontinyu," katanya.

Di sisa empat hari terakhir PON XX Papua, Djamhuron berharap nantinya DKI akan mendulang banyak medali emas dan keluar sebagai juara umum. Ia pun berpesan kepada para atlet ibu kota agar tetap fokus supaya meraih kemenangan.

"Tenangkan pikiran, fokus pada pertandingan dan harus berbuat yang luar biasa untuk memperoleh hasil yang luar biasa juga," pungkasnya.

baca juga

Hingga Minggu (10/10/2021) pukul 19.00 WIT, Jawa Barat masih memimpin klasemen PON XX Papua dengan perolehan 220 medali. Rinciannya, terdiri dari 82 emas, 66 perak, dan 72 perunggu.

Jawa Timur masih menempati peringkat kedua dengan koleksi 70 emas, 61 perak, dan 55 perunggu.

Kemudian, DKI Jakarta menyusul di peringkat ketiga dengan total raihan 195 medali yang terdiri dari 69 emas, 57 perak, dan 71 perunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpora Tinjau Penerapan Prokes Sepak Bola Putra PON Papua

Menpora Tinjau Penerapan Prokes Sepak Bola Putra PON Papua

Bola | Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:46 WIB

PON Papua: Atletik Sumut Tambah Dua Perak

PON Papua: Atletik Sumut Tambah Dua Perak

Sumut | Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:33 WIB

Kontingen DKI Raih Emas di Loncat Indah PON XX Papua, Pertahankan Raihan di Jabar 2016

Kontingen DKI Raih Emas di Loncat Indah PON XX Papua, Pertahankan Raihan di Jabar 2016

News | Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:50 WIB

Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk

Kisah Perjuangan Susanti Ndapataka Peraih Emas untuk NTT yang Tinggal di Gubuk

News | Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:54 WIB

PON Papua: Pegulat Jatim Varadisa Hanya Butuh 30 Detik Untuk Menangi Laga Final 76kg

PON Papua: Pegulat Jatim Varadisa Hanya Butuh 30 Detik Untuk Menangi Laga Final 76kg

Sport | Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Video | Minggu, 20 September 2026 | 18:22 WIB

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

×