Gelar Aksi Damai, Peternak-Kementan Tandatangani Pakta Integritas di Depan Mahasiswa

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:50 WIB
Gelar Aksi Damai, Peternak-Kementan Tandatangani Pakta Integritas di Depan Mahasiswa
Aksi damai mahasiswa dan peternak Indonesia, Senin (11/10/2021). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, BEM Fakultas Peternakan Unsoed, BEM Fakultas Peternakan Unpad, dan BEM UI menggelar aksi unjuk rasa di kasawan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (11/10/2021). Aksi tersebut berkaitan dengan isu polemik perunggasan nasional.

Semula aksi tersebut akan berlangsung di Taman Aspirasi. Hanya saja, mahasiswa yang datang dari Parkir IRTI melakukan orasi dan membacakan sejumlah tuntutan di kawasan Patung Kuda.

Total ada sekitar 100 sampai 120 massa aksi yang hadir di lokasi. Dengan tetap menjaga jarak, massa aksi juga terlihat membentangkan sejumlah poster tuntutan seperti "PETERNAK MERANA, KEMENTAN KE MANA?" , " ADA APA DENGAN UNGGAS" hingga "MAHASISWA BERSAMA PETERNAK MANDIRI. DULU, KINI, DAN SELAMANYA".

Pantauan di lokasi, massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB. Sempat terjadi negosiasi antara massa aksi dengan pihak kepolisian mengingat aksi unjuk rasa berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Singkatnya, massa aksi diberi waktu beberapa menit untuk menyampaikan aspirasinya. Bahkan massa aksi juga ditemui oleh perwakilan dari Kementerian Pertanian dan kemudian menandatangani pakta integritas terkait penuntasan polemik perunggasan nasional yang banyak merugikan peternak rakyat.

Yusuf, perwakilan dari BEM Fakultas Peternakan Unsoed mengatakan, aksi kali ini berfokus pada regulasi serta kesesuaian kerja antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

"Kemarin kami juga melakukan diskusi publik dan mengundang dua kementerian itu terkait polemik perunggasan yang menyebabkan harga ayam hidup dari peternak itu hancur baik ternak unggas pedaging maupun petelur," kata Yusuf di lokasi.

Yusuf menambahkan, pihaknya juga melayangkan surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa ke pihak Polda Metro Jaya. Tapi, pada kenyataannya, polisi cuma mengizinkan massa menggelar aksi selama 15 menit saja.

"Padahal dari kami sudah mengirimkan surat ke Polda Metro Jaya dan sudah membuat pernyataan kita mau mengadakan aksi di sini. Tiba-tiba dikasih waktu hanya 15 menit," sambungnya.

baca juga

Tidak lama berselang, perwakilan Kementan, yakni Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mendatangi massa aksi dan kemudian menandatangani pakta integritas. Kepada massa aksi, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Makmum berjanji, pihaknya akan menjalankan poin-poin yang menjadi tuntutan mahasiswa.

"Masukan ini, apa yang menjadi poin-poin yang menjadi konsen mahasiswa Insha Allah kami sepakat, jadi kami tandatangani. Insha Allah akan kami jalankan seluruh poin2 yang diamanatkan kepada Kementerian Pertanian," tegas Makmum.

Tepat pada pukul 11.30 WIB, massa aksi akhirnya membubarkan diri dari lokasi. Dengan berbaris rapi, massa satu persatu bergerak meninggalkan kawasan Patung Kuda.

Dalam selebaran tuntuan yang diterima Suara.com, disebutkan jika peternak rakyat mandiri sebagai anak kandung negeri ini yang seharusnya dilindungi negara. Bukan sebaliknya, dihantui oleh ancaman monopoli dan fluktuasi harga yang menyebabkan terjadi gejolak ekonomi (economic turbulence) dan berdampak pada bangkrutnya usaha peternak rakyat mandiri.

"Berdasarkan kasus polemik perunggasan nasional selama 12 Tahun terakhir akibat di sahkannya UU 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang melegitimasi kuasa penuh untuk korporasi atau perusahaan integrasi yang kemudian memonopoli sektor perunggasan nasional dan berdampak pada hancurnya peternak rakyat mandiri mengindikasikan bahwa aktor pemberangusan keadilan dalam prinsip ekonomi pancasila yang tertuang dalam UUD 1945 tidak hanya datang dari bangsa luar, tapi juga datang dari negara itu sendiri," tulis rilis tersebut.

Maklumat Mahasiswa Tuntaskan Polemik Perunggasan Nasional:

  1. Merestorasi pelaksanaan ekonomi pancasila yang tertuang dalam UUD 1945.
  2. Merestorasi perlindungan dan pemenuhan hak peternak rakyat mandiri untuk dapat berusaha dengan aman dari sistem ekonomi yang eksploitatif.
  3. Merestorasi komitmen pemerintah dalam upaya membangun kedaulatan pangan dan memberdayakan peternak rakyat mandiri.
  4. Merestorasi hak budi daya kepada peternak rakyat mandiri.
  5. Mendesak Presiden terbitkan Perpres perlindungan peternak rakyat mandiri dan merevisi UU 18 Tahun 2009 j.o UU 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
  6. Menuntut menteri pertanian dan menteri perdagangan untuk segera implementasikan 4 arahan presiden dan membentuk segmentasi pasar untuk perusahaan integrasi (korporasi) dan peternak rakyat mandiri.
  7. Menuntut menteri pertanian untuk transparansi seluruh data perunggasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibubarkan Paksa saat Unjuk Rasa di Kedubes AS, Mahasiswa Papua: Aparat Rasis!

Dibubarkan Paksa saat Unjuk Rasa di Kedubes AS, Mahasiswa Papua: Aparat Rasis!

News | Kamis, 30 September 2021 | 14:13 WIB

Tak Nongol saat Kantor KPK Digeruduk Massa BEM SI, Firli Bahuri Ternyata Terbang ke Jambi

Tak Nongol saat Kantor KPK Digeruduk Massa BEM SI, Firli Bahuri Ternyata Terbang ke Jambi

News | Senin, 27 September 2021 | 16:42 WIB

Ricuh karena Dihalau Polisi, Massa BEM SI Bubarkan Diri usai Gagal Temui Firli di KPK

Ricuh karena Dihalau Polisi, Massa BEM SI Bubarkan Diri usai Gagal Temui Firli di KPK

News | Senin, 27 September 2021 | 16:18 WIB

57 Pegawai KPK Dipecat Firli Cs, BEM SI: Presiden Jokowi Harus Tanggung Jawab!

57 Pegawai KPK Dipecat Firli Cs, BEM SI: Presiden Jokowi Harus Tanggung Jawab!

News | Senin, 27 September 2021 | 16:05 WIB

Demo Kenang Kematian Randi-Yusuf, Polisi Tembakkan Gas Air Mata hingga Tangkap Mahasiswa

Demo Kenang Kematian Randi-Yusuf, Polisi Tembakkan Gas Air Mata hingga Tangkap Mahasiswa

News | Senin, 27 September 2021 | 15:53 WIB

Firli Bahuri Didemo Mahasiswa karena Pecat 57 Pegawai, KPK: Silakan Publik Menilai

Firli Bahuri Didemo Mahasiswa karena Pecat 57 Pegawai, KPK: Silakan Publik Menilai

News | Senin, 27 September 2021 | 15:07 WIB

1.200 Personel TNI-Polri Jaga Ketat Demo Mahasiswa di Gedung KPK

1.200 Personel TNI-Polri Jaga Ketat Demo Mahasiswa di Gedung KPK

News | Senin, 27 September 2021 | 12:06 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×