Faisal Basri Sebut Negara Rugi Ratusan Triliun, Akibat Ekspor Nikel Ore Ke Luar Negeri

Chandra Iswinarno | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:31 WIB
Faisal Basri Sebut Negara Rugi Ratusan Triliun, Akibat Ekspor Nikel Ore Ke Luar Negeri
Pengamat Ekonomi Faisal Basri [YouTube]

Suara.com - Ekonom Faisal Basri menyatakan, pada tahun 2020, Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan larangan untuk mengekspor nikel ore atau nikel mentah.

Namun, data yang dikeluarkan The General Custom Administration Of China menunjukan masih ada data ekspor tersebut di tahun 2020.

"Tahun 2020 pemerintah melarang. Berdasarkan data BPS tidak ada ekspor untuk kode HS 2604 Nikel Ore and Concentrates. Tapi, The General Custom Administration of China mencatat tahun 2020 kemarin masih ada 3,4 juta ton impor dari Indonesia," kata Faisal dalam diskusi yang digelar Center of Reform on Economics (Core) Indonesia melalui webinar bertemakan ' Waspada kerugian negara dalam investasi pertambangan pada Selasa (12/10/2021).

Menurut Faisal Basri, ekspor nikel mentah di tahun 2020 ternyata lebih tinggi dari perdagangan pada tahun 2014.

Pada tahun 2020, ekspor mencapai 193,6 juta Dollar AS. Data tersebut jelas Faisal Basri, berdasarkan hasil perhitungan data The General Custom Administration Of China.

"Nilai jauh lebih tinggi dari tahun 2014," ungkapnya

Dalam perhitungan nilai kurs Dollar AS ke Rupiah, mencapai Rp 14.577 di Tahun 2020. Maka itu, nilai ekspor nikel mentah Indonesia ke China saat itu mencapai Rp 2,8 triliun hingga akhir tahun 2020.

"193,6 juta Dollar AS atau setara dengan Rp 2,8 Triliun. Kalau kursnya Rp 14.577 rata- rata untuk tahun 2020 ini," kata Faisal Basri.

Dia juga menyebut, dari data hitungannya selama lima tahun terakhir negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai ratusan triliun.

"Kalau saya dari awal lima tahun terakhir kerugian negara sudah ratusan triliun rupiah. Ini saja sudah Rp2.8 triliun ya," ucapnya.

Ekonom dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini juga mengatakan, sebenarnya pemerintah dapat menghitung potensi nilai kerugian negara dalam ekspor nikel mentah ini.

Ada sejumlah mekanisme dan tahapan-tahapannya. Namun, apakah pemerintah sendiri punya niat untuk mencari tahu itu.

"Ya gampang, sebetulnya melacaknya jadi hitung saja produksi smelter berapa. Kemudian kebutuhan normal berapa, dia beli lebih banyak nggak. Dia beli untuk proses produksi," kata Faisal

Ditakutkan, kata Faisal, ada pihak-pihak yang nakal ketika mendapatkan nikel mentah kemudian diam-diam menjual kembali ke luar negeri.

"Atau jangan-jangan ada sebagian yang dia jual keluar gitu. Kalaupun tidak boleh. Menumpang saja menunggangi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Faisal Basri Tantang Luhut Binsar Panjaitan: Saya Juga Mau Disomasi Seperti Haris Azhar!

Faisal Basri Tantang Luhut Binsar Panjaitan: Saya Juga Mau Disomasi Seperti Haris Azhar!

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:19 WIB

Jlep!!! Faisal Basri: Dalam Kasus Rektor UI, Apa Mungkin Presiden Tidak Membaca?

Jlep!!! Faisal Basri: Dalam Kasus Rektor UI, Apa Mungkin Presiden Tidak Membaca?

Bekaci | Rabu, 21 Juli 2021 | 13:24 WIB

Jokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan, Faisal Basri Ungkap Kecurigaan

Jokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan, Faisal Basri Ungkap Kecurigaan

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 13:08 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB