Kualat! JK Babak Belur Diamuk Warga Gara-gara Maling Motor saat Salat Jumat

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 13 Oktober 2021 | 18:49 WIB
Kualat! JK Babak Belur Diamuk Warga Gara-gara Maling Motor saat Salat Jumat
Lokasi pencurian sepeda motor yang dilakukan JK saat terjadi tawuran antarwarga di Kwitang, Jakpus. (Raihan Hanani)

Suara.com - Pemuda berinsial JK (27) harus meringkuk di balik jeruji besi usai tertangkap polisi karena terseret tiga kasus sekaligus, yakin kasus sabu-sabu, maling motor hingga pelaku tawuran. Bahkan, JK menjadi sasaran amukan warga di Kwitang setelah terpergok mencuri sepeda motor saat terjadi tawuran antara warga Kwitang dan warga Kali Pasir, Jakarta Pusat.

Aksi JK pun diungkap oleh Mulyadi, pemilik sepeda motornya nyaris dibawa kabur JK saat tawuran antarwarga.

Mulyadi mengatakan jika JK melakukan pencurian menjelang salat Jumat. Saat itu, Mulyadi memarkirkan sepeda motornya di lokasi kejadian, yakni di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat (8/10/2021) siang.

"Waktu itu pas hari Jumat pas saya mau siap-siap salat Jumat saya lihat motor saya parkir di sini (menunjuk tepat depan tokonya)," kata Mulyadi saat ditemui di kawasan Kwitang, Rabu (13/10/2021).

Mulyadi mengaku jika dia sempat melihat JK sempat mengakali kontak sepeda motor miliknya. Tanpa basa-basi, Mulyadi langsung mengejar JK yang juga merupakan residivis tersebut.

"Saya liat dari dalam kan kelihatan, si pelaku udah mau coba ngotak-ngatik kunci motor saya, lubangnya itu udah di-masukin, dari dalem itu udah saya lihat, saya langsung buka pintu dan saya langsung kejar," sambungnya.

Mulyadi menambahkan, JK berhasil ditangkap. Bahkan, JK sempat mengelak tidak melakukan aksi pencurian sepeda motor dan meminta korban menunjukan bukti.

Ketika Mulyadi dan warga mencoba menunjukkan bukti, kamera pengawas CCTV yang berada di lokasi dalam kondisi mati. Rupanya, JK telah mencabut kabel colokan CCTV yang berada di depan rumahnya.

"Akhirnya karena tidak ada rekaman CCTV, ojol-ojol yang kesel itu pukulin dia dan ngaku juga," beber dia.

baca juga

Warga kemudian melapor ke pihak kepolisian. Jajaran Polsek Senen langsung datang ke lokasi dan membawa JK ke kantor polisi.

Lokasi pencurian sepeda motor yang dilakukan JK saat terjadi tawuran antarwarga di Kwitang, Jakpus. (Raihan Hanani)
Lokasi pencurian sepeda motor yang dilakukan JK saat terjadi tawuran antarwarga di Kwitang, Jakpus. (Raihan Hanani)

Kasus Sabu, Dalang Tawuran hingga Maling Motor

JK ditangkap oleh jajaran Polsek Senen buntut dari aksi provokasi hingga menyebabkan tawuran pecah pada 3 Oktober 2021. Tawuran itu melibatkan warga Kwitang dengan warga Kali Pasir, Jakarta Pusat.

JK ditangkap di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat (8/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB. Penangkapan itu bermula dari informasi yang diterima polisi dari masyarakat yang menyebut sosok JK sebagai provokator yang menyebabkan tawuran terjadi.

Setelah melakukan penangkapan, polisi menemukan fakta lain dari sosok JK. Tidak hanya memprovokasi hingga tawuran terjadi, dia rupanya turut melakukan tindak pidana lainnya, yaitu mencuri sepeda motor dan menggunakan narkotika jenis sabu. 

Hal iti diketahui dari temuan satu unit sepeda motor yang dibawa oleh JK. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa kunci letter T dari tangan JK.

"Jadi hal menarik bahwa setelah pengamanan kami dapatkan kendaraan yang dibawa JK di dalamnya juga ada kunci T dan setelah diinterogasi itu hasil pencurian," jelas Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto.

Dari temuan tersebut, lanjut Setyo, polisi melakukan pendalaman dengan mengecek urin JK. Hasilnya, yang bersangkutan terbukti positif amphetamin alias menggunakan sabu.

"Dengan temuan tersebut, kami lakukan pemeriksaan mendalam setelah cek urin saudara JK juga positif mengandung narkoba amphetamin. Kami dalami lagi, JK juga gunakan sabu," papar dia.

Dikatakan Setyo, motif JK sengaja memprovokasi warga untuk tawuran adalah balas dendam. Tidak hanya itu, JK juga menjadikan momen tersebut untuk mencuri satu unit sepeda motor dengan cara merusak kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi tawuran.

"Selain untuk balas dendam juga  pengalihan dia lanjukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. jadi Dia rusak CCTV kemudian dia ambil kendaraan bermotor warga. Itu modusnya dia, tapi ini masih kami kembangkan," ucap Setyo.

Dari tangan JK, polisi menyita satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio dan satu alat pencungkil kontak sepeda motor yang telah dimodifikasi. Atas perbuatannya, JK dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Terhadap tindak pidana provokasi dan penyalahgunaan narkotika, hingga kini polisi masih melakukan pendalaman. (Raihan Hanani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok JK, Pemuda Residivis Yang Sudah Lima Kali Curi Sepeda Motor

Sosok JK, Pemuda Residivis Yang Sudah Lima Kali Curi Sepeda Motor

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:46 WIB

Polisi Sebut Pelaku Kejahatan di Jakarta Pusat Beraksi Pakai Narkoba

Polisi Sebut Pelaku Kejahatan di Jakarta Pusat Beraksi Pakai Narkoba

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:24 WIB

Seorang Pemuda Sengaja Ngompor-ngompori Tawuran Biar Bisa Mencuri

Seorang Pemuda Sengaja Ngompor-ngompori Tawuran Biar Bisa Mencuri

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:12 WIB

JK Ditangkap Polisi, Terjerat 3 Kasus di Polsek Senen

JK Ditangkap Polisi, Terjerat 3 Kasus di Polsek Senen

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:42 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×