Viral Video Pria Kibarkan Bendera NII di Garut, Ngaku Panglima Jenderal NII

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:51 WIB
Viral Video Pria Kibarkan Bendera NII di Garut, Ngaku Panglima Jenderal NII
Viral video pria kibarkan bendera dan ajak masuk NII. (Facebook)

Suara.com - Beredar video memperlihatkan seorang pria yang mengibarkan bendera dan mengajak masuk Negara Islam Indonesia (NII).

Pria tersebut mengaku dirinya sebagai 'Panglima Jenderal NII'.

Video tersebut viral di media sosial pada Kamis (13/10/2021). Video yang berdurasi 2 menit 23 detik tersebut memperlihatkan tiga orang pria yang mengajak untuk masuk Negara Indonesia Islam.

Berdasarkan unggahan tersebut, peristiwa itu terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tampak seorang pria berbaju merah membawa bendera merah putih yang bergambar bulan dan bintang.

Diketahui, bendera tersebut diklaim sebagai bendera Negara Indonesia Islam (NII).

Bendera tersebut tampak dikaitkan ke sebuah tongkat bambu.

Viral video pria kibarkan bendera dan ajak masuk NII. (Facebook)
Viral video pria kibarkan bendera dan ajak masuk NII. (Facebook)

Ketiga pria tersebut tampak berjalan menyusuri perkampungan hingga kebun. Kemudian, mereka berhenti di depan sebuah rumah.

Pria berbaju merah itu kemudian mengajak untuk masuk NII.

baca juga

Dia bahkan menyebut ajakan yang ia lontarkan itu atas nama PBB.

"Saya sampaikan kepada seluruh dunia internasional dengan atas nama PBB untuk segera memasuki Negara Islam Indonesia. Silakan welcome-welcome," ujar pria yang memakai baju merah disertai simbol bulan dan bintang.

Pria tersebut menyebut dua orang di belakangnya sebagai Imam Besar NII Kartosoewirjo dan Sensen Komara.

59 Warga Garut Dibina,  Diduga Dibaiat Ajaran NII

Sebelumnya, puluhan warga Garut, Jawa Barat yang diduga dibaiat oleh ajaran NII diberi pembinaan.

Total yang mendapatkan pembinaan berjumlah 59 orang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi terkait adanya pembaiatan.

"Penyelidikan berjalan pada sisi lain pun terhadap 59 yang mendapat ajaran tersebut sedang dilakukan pembinaan," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2021).

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sebelumnya turut turun tangan menyelidiki dugaan adanya 59 warga Garut yang mengaku dibaiat oleh ajaran NII.

Kabagbanops Densus 88, Kombes Aswin Siregar memastikan pihaknya akan melakukan upaya penegakan hukum. Kekinian, kata dia, pihaknya tengah mengumpulkan informasi terkait pembaiatan tersebut.

"Kami sudah monitor kejadian ini, dan sedang mengumpulkan informasi yang lebih detail," kata Aswin kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).

NII atau dikenal juga dengan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo. Kelompok ini memiliki tujuan untuk mendirikan negara Islam di Indonesia di masa orde lama.

Dalam perjalanannya, NII atau DI/TII sempat merembet menjadi gerakan pemberontakan bersenjata. Kelompok ini kemudian terpecah dan diduga menjadi kelompok terorisme Jamaah Islamiyyah atau JI.

Pada 13 Agustus 2019, sebanyak 14 mantan anggota NI atau DI/TII telah membacakan ikrar setia pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tinggal Ika. Pelaksanaannya berlangsung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Mereka adalah Sarjono Karyosuwiryo, Dadang Fathurrahman, Aceng Mi’rah Mujahidin, Yudi Muhammad Auliya, Yana Suryana, Deden Hasbullah, Ahmad Icang Rohiman, Mamat Rohimat, Dadang Darmawan, Eko Hery Sudibyo, Cepi Ardiyansyah, Nandang Syuhada, Deris Andrian, dan Ali Abdul Adhim.

Sarjono Kartosuwiryo selaku putra tokoh utama DI/TII-NII, Sekarmaji Marinan Kartosuwiryo, memimpin ikrar sumpah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Penampakan Monyet Saat Live Pernikahan di Instagram, Ternyata Salah Pilih Filter!

Viral Penampakan Monyet Saat Live Pernikahan di Instagram, Ternyata Salah Pilih Filter!

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:44 WIB

Viral! Diputusin dan Ditinggal Nikah, Pria Ini Nangis Dipangkuan Mantan Calon Mertuanya

Viral! Diputusin dan Ditinggal Nikah, Pria Ini Nangis Dipangkuan Mantan Calon Mertuanya

Surakarta | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:42 WIB

7 Artis Pria Berjenggot yang Ikuti Ajaran Nabi Muhammad SAW

7 Artis Pria Berjenggot yang Ikuti Ajaran Nabi Muhammad SAW

Entertainment | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:41 WIB

Video Viral Istri Ngamuk Lempari Mobil Suami, Gara-gara Ketahuan Selingkuh

Video Viral Istri Ngamuk Lempari Mobil Suami, Gara-gara Ketahuan Selingkuh

Bali | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:32 WIB

Heboh Tukang Bakso Keliling Sepatunya jadi Sorotan, 'Kamu yang Jajan, Aku yang Panik'

Heboh Tukang Bakso Keliling Sepatunya jadi Sorotan, 'Kamu yang Jajan, Aku yang Panik'

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Lepas Kakak Laki-laki Menikah, Pesan Dua Adik Perempuan Ini Bikin Tamu Menangis

Lepas Kakak Laki-laki Menikah, Pesan Dua Adik Perempuan Ini Bikin Tamu Menangis

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

×