alexametrics

Media Asing Sorot Suara Azan di Jakarta, Ini Aturan Pengeras Suara di Masjid

Rifan Aditya
Media Asing Sorot Suara Azan di Jakarta, Ini Aturan Pengeras Suara di Masjid
Media Asing Sorot Suara Azan di Jakarta, Ini Aturan Pengeras Suara di Masjid - Ilustrasi Toa Masjid

Sebenarnya bagaimana aturan pengeras suara atau TOA masjid yang berlaku?

  • Takbir Idul Fitri dan Idul Adha dengan pengeras suara ke luar
  • Tarhim doa menggunakan pengeras suara ke dalam sedangkan tarhim dzikir tidak menggunakan pengeras suara
  • Saat Ramadhan siang dan malam hari, lantunan Al-Quran menggunakan pengeras suara ke dalam

5.     Upacara hari besar Islam dan pengajian

  • Pengajian dan tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali jamaah ada yang di luar
  • Hal-hal yang harus dihindari
  • Mengetuk pengeras suara
  • Mengeluarkan kata-kata untuk mengetes pengeras suara
  • Batuk melalui pengeras suara

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kemudian buka suara untuk menanggapi laporan media asing tersebut. Riza Patria meminta dari berbagai pihak untuk tidak mempermasalahkan suara azan dari masjid, mengingat Indonesia dihuni oleh masyarakat yang mayoritas beragama Islam.

Riza menambahkan bahwa suara azan merupakan panggilan ibadah bagi umat Islam. Ia pun menegaskan bahwa takmir masjid di Jakarta mengetahui batasan-batasan suara adzan.

Salah satu dari narasumber AFP tersebut menyatakan bahwa dirinya terganggu dengan suara azan dari masjid dekat rumahnya namun tidak berani untuk komplain. Narasumber mengaku memiliki gangguan kecemasan dan mual saat mendengar suara azan. Ia pun sering terbangun pukul 03.00 dini hari.

Baca Juga: Suara Azan Disebut Berisik, Warga Tak Berani Komplain Takut Disebut Penista Agama

Demikian aturan pengeras suara atau TOA masjid yang berlaku di Indonesia.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Komentar