Colin Powell, Perginya Penjahat Perang Irak yang Dielukan bak Pahlawan di AS

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:12 WIB
Colin Powell, Perginya Penjahat Perang Irak yang Dielukan bak Pahlawan di AS
Colin Powell (Instagram)

Suara.com - Berita kematian Colin Powell pada hari Senin menarik perhatian rakyat Irak. Masih hangat dalam ingatan mereka, kebijakan Powell yang menyebabkan kekacauan besar di negara itu.

Menyadur Al Jazeera Selasa (19/10/2021), Powell yang meninggal karena Covid-19 di usia 84 tahun adalah salah satu pejabat Bush yang dianggap bertanggung jawab atas invasi pimpinan AS di Irak.

Maryam, penulis Irak yang bicara dengan syarat tak menyebutkan nama belakang menyebut Powell sebagai pembohong besar.

“Dia berbohong, berbohong dan berbohong,” katanya. “Dia berbohong dan kita yang terjebak dengan perang yang tak pernah berakhir,” tambahnya.

Sebagai ketua Kepala Staf Gabungan, Powell mengawasi perang Teluk, menyingkirkan tentara Irak pada tahun 1991 setelah pemimpin Irak Saddam Hussein menginvasi Kuwait.

Colin Powell (Instagram)
Colin Powell (Instagram)

Tapi rakyat Irak lebih mengingat Powell karena presentasinya di PBB yang membenarkan invasi ke negara itu dengan menyebut Hussein sebagai ancaman global yang memiliki senjata pemusnah massal.

Di ruang Dewan Keamanan, ia menampilkan foto dan merinci senjata pemusnah massal Irak, serta terjemahan dari penyadapan intelijen AS.

Pada satu titik, Powell mengacungkan sebuah botol kecil berisi satu sendok teh simulasi antraks, memperingatkan bahwa Irak menyumbang “puluhan demi puluhan ribu sendok teh” dari patogen mematikan.

Kenyataannya, tidak ada senjata seperti itu yang ditemukan dan pidatonya dicemooh sebagai titik terendah dalam karirnya.

baca juga

Jurnalis Irak Muntadher al-Zaidi yang melempar sepatu ke Presiden George W Bush saat konferensi pers 2008 di Baghdad melampiaskan kemarahannya di Twitter.

"Saya sedih dengan kematian Colin Powell tanpa diadili atas kejahatannya di Irak ... Tapi saya yakin pengadilan Tuhan akan menunggunya."

Kesaksian Powell di PBB mengakibatkan kematian puluhan ribu orang Irak.

"Darah ini ada di tangannya," kata Muayad al-Jashami, seorang warga Irak berusia 37 tahun yang bekerja dengan organisasi non-pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat AS Takut Kasus Kematian Colin Powell Dimanfaatkan Aktivis Anti-Vaksin, Kok Bisa?

Pejabat AS Takut Kasus Kematian Colin Powell Dimanfaatkan Aktivis Anti-Vaksin, Kok Bisa?

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Asian Para Games Selamatkan Ammar dari Depresi Perang Irak

Asian Para Games Selamatkan Ammar dari Depresi Perang Irak

Sport | Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:07 WIB

Perang Irak-ISIS Ditayangkan Via Facebook Live, Netizen Elus Dada

Perang Irak-ISIS Ditayangkan Via Facebook Live, Netizen Elus Dada

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:15 WIB

Terkini

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai

Otomotif | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

×