Buka Apkasi Otonomi Expo 2021, Jokowi: Jangan sampai Ada Daerah Hambat Perizinan Ekspor

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:06 WIB
Buka Apkasi Otonomi Expo 2021, Jokowi: Jangan sampai Ada Daerah Hambat Perizinan Ekspor
Presiden Jokowi membuka Apkasi Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor. (tangkapan layar/dok Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (20/10/2021). Dalam sambutannya, Jokowi meminta agar daerah bisa memanfaatkan pasar ekspor untuk memperkenalkan produk-produk lokal ke negara-negara lain.

Jokowi mengatakan bahwa setiap daerah harus fokus pada produk-produk unggulannya sehingga nantinya bisa berjalan saling menopang, saling mengisi dan saling melengkapi. Selain itu, Jokowi juga meminta daerah untuk turut meningkatkan ekspor.

"Kita memberikan fasilitas, memfasilitasi para pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang-peluang ekspor yang ada, mulai didorong, produk apapun didorong untuk berani berkompetisi memanfaatkan peluang ekspor yang ada," kata Jokowi seperti dikutip melalui siaran langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

Jokowi berharap produk-produk lokal itu dapat dikenal dan kompetitif di pasar global. Jokowi tahu kalau nilai ekspor Indonesia mulai Januari hingga Agustus 2021 itu mencapai US 142 miliar dolar atau tumbuh hingga 37,7 persen year on year.

Itu dapat diartikan kalau ekspor Tanah Air tumbuh dengan baik. Pertumbuhan positif tersebut dimintanya bisa dimanfaatkan oleh daerah-daerah karena negara-negara lain sangat membutuhkan komoditas dari Indonesia.

Jokowi tidak mau kalau ada pihak-pihak yang malah menyulitkan pelaku usaha dalam melakukan ekspor.

"Sehingga jangan sampai ada daerah yang justru menghambat, membuat ruwet perizinan, tidak mendorong agar ekspor kita bisa berkembang dengan baik," ujarnya.

Menurutnya pasar ekspor itu masih terbuka lebar, terlebih sudah banyak mitra dagang Indonesia yang kini mulai pulih setelah dihantam pandemi Covid-19. Ia menyebut perekonomian di China yang tumbuh 7,9 persen, Amerika tumbuh 12,2 persen, Jepang tumbuh 7,6 persen, dan India tumbuh 20,1 persen.

"Peluang ini yang harus kita manfaatkan untuk mendorong komoditas kita, produk-produk kita masuk ke negara yang tadi saya sebut," ucapnya.

Bukan hanya ekspor, setiap daerah juga dimintanya untuk fokus pada perdagangan dalam negeri. Hal itu disampaikannya sebab pasar dalam negeri juga tampak sangat berpotensial.

"Karena jumlah penduduk kita 270 juta dan kelas menengahnya bertumbuh sangat pesat. Ini yang harus menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri, jangan sampai pasar yang besar ini diambil produk-produk negara lain," tuturnya.

Di penghujung pidatonya, Jokowi berharap Apkasi Otonomi Expo bukan hanya dapat menunjukkan produk dan objek wisatanya saja. Namun juga harus bisa memperlihatkan bagaimana iklim investasi di daerah-daerah yang berjalan semakin baik, kepastian hukum yang terus membaik, kemudahan perizinan hingga Online Single Submission (OSS) yang juga berjalan dengan baik.

"Ini yang sebetulnya diperlukan oleh dunia usaha, dengan cara ini diselenggarakan expo ini juga kita harapkan bisa meningkatkan investasi di daerah dan mempercepat membuka lapangan-lapangan kerja baru bagi masyarakat dan menggerakan ekonomi daerah."
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Tahun Jokowi, Korban Pelanggaran HAM: Saya Kecewa Terduga Dapat Jabatan

2 Tahun Jokowi, Korban Pelanggaran HAM: Saya Kecewa Terduga Dapat Jabatan

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:30 WIB

Petani Tembakau Madura Kirim Surat ke Jokowi Minta Cukai Rokok Tak Naik

Petani Tembakau Madura Kirim Surat ke Jokowi Minta Cukai Rokok Tak Naik

Bisnis | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:01 WIB

Wih! Muncul Dukungan Presiden Jokowi Tiga Periode dari DPC PDIP Salatiga

Wih! Muncul Dukungan Presiden Jokowi Tiga Periode dari DPC PDIP Salatiga

Jawa Tengah | Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:59 WIB

Momen Epic, Tebak-tebakan Pelajar Asal Lampung Buat Presiden Jokowi Tertawa

Momen Epic, Tebak-tebakan Pelajar Asal Lampung Buat Presiden Jokowi Tertawa

Lampung | Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Belum Ada APAR untuk Mobil Listrik, DPRD DKI Peringatkan Risiko Kebakaran

Belum Ada APAR untuk Mobil Listrik, DPRD DKI Peringatkan Risiko Kebakaran

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:16 WIB

Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro

Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:09 WIB

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB

Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!

Babak Baru Tragedi Benhil: Polisi Bidik Agen dan Majikan Buntut PRT Tewas Terjun dari Lantai 4!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:58 WIB

Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional

Gatot Nurmantyo dan Eks Panglima TNI Bahas Izin Lintas Udara, Menhan Sjafrie: Kepentingan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:57 WIB

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:41 WIB

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:37 WIB

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!

Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang

Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB