Bahkan, ikan tersebut ia beri nama Yanto. Si pemilik mengatakan ikan tersebut mati lantaran airnya panas.
"Itu mati gara-gara set heater tinggi dan tank ditutup jadi airnya panas," jelasnya.
Komentar Warganet
Video unggahan tersebut menuai reaksi dan komentar dari warganet.
"Gue kira mau nyelametin ikannya malah nyelametin perut," ujar warganet.
"Setidaknya masih bermanfaat," kata warganet.
"Berguna sampai akhir," komentar warganet.
"Diselamatkan di atas wajan," balas warganet lain.
Video tersebut dapat dilihat di sini.
Panduan Pelihara Ikan Channa
Ikan Channa menjadi salah satu ikan hias yang menjadi primadona bagi pecintanya.
Namun memelihara ikan channa tak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar ikan tersebut tidak mati.
Dirangkum Suara.com, berikut panduan memelihara ikan channa.

1. Memasukkan ikan ke akuarium
Jangan langsung memasukkan ikan ke dalam akuarium. Apungkan ikan yang masih dalam kemasan ke dalam akuarium selama 15-30 menit.
Kemudian, tempatkan ikan pada wadah atau ember. Tambahkan air akuarium sedikit demi sedikit ke ember.
Setelah beberapa kali, ikan dapat dimasukkan ke akuarium menggunakan jaring halus.
2. Pemberian Pakan
Sebaiknya tidak langsung diberi pakan. Jenis pakan juga sebaiknya sama dengan yang diberikan pemilik sebelumnya.
3. Pemeliharaan Air
Disarankan untuk mengganti air akuarium. Air yang direkomendasikan untuk diganti dari akuarium maksimal 20 persen dari volume air total.
4. Bersihkan Kaca Akuarium
Bersihkan secara rutin kaca akuarium supaya selalu jernih dan dapat menikmati pemandangan ikan channa.
5. Penggunaan Heater
Penggunaan heater juga harus diperhatikan. Hal ini agar ikan tidak mudah setres.