Buatan Sendiri, Korsel Gagal Tempatkan Satelit Dummy dengan Roket Nuri ke Orbit

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:39 WIB
Buatan Sendiri, Korsel Gagal Tempatkan Satelit Dummy dengan Roket Nuri ke Orbit
Roket luar angkasa Korea Selatan, Nuri. (Twitter.@Kor_Spaceflight)

Suara.com - Korea Selatan gagal menempatkan satelit dummy ke orbit dengan roket luar angkasa buatan negeri pertamanya pada Kamis (21/10/2021).

Hal tersebut dinilai sebagai kemunduran bagi proyek selama satu dekade negara itu untuk bergabung dengan klub elit antariksa global.

Kantor Berita Korea Selatan Yonhap melaporkan roket KSLV-II atau yang juga dikenal sebagai Nuri telah terbang ke ketinggian target 700 kilometer tetapi gagal menempatkan satelit dummy seberat 1,5 ton itu ke orbit.

"Uji coba peluncuran Nuri-ho telah selesai. Saya bangga akan hal itu," kata Presiden Moon Jae-in dalam konferensi pers di Pusat Antariksa Naro di Desa Goheung, daerah pesisir selatan negara itu.

"Sayangnya, kami tidak mencapai tujuan dengan sempurna, tetapi kami membuat pencapaian yang sangat membanggakan pada peluncuran perdana."

Sejauh ini, hanya enam negara yang telah mengembangkan kendaraan peluncuran luar angkasa yang dapat membawa satelit lebih dari 1 ton, yakni Rusia, Amerika Serikat, Prancis, Cina, Jepang, dan India

Presiden Moon Jae-in mengatakan Korea Selatan berencana untuk melakukan peluncuran lagi roket luar angkasa Nuri tahun depan.

Menteri Sains dan Teknologi Informasi Komunikasi, Lim Hye-sook, juga mengatakan satelit dummy itu tidak dapat mencapai orbit yang diinginkan karena gagal mencapai kecepatan 7,5 kilometer per detik.

Ia menambahkan mesin seberat 7 ton pada roket tahap ketiga seharusnya menyala selama 521 detik, namun hanya terbakar selama 475 detik. Hal tersebut memperlambat roket pada akhirnya.

"Bahwa tahap pertama, fairing roket dan tahap kedua berhasil dikeluarkan dan tahap ketiga berhasil dinyalakan masih merupakan prestasi," kata Lim Hye-sook dalam jumpa pers.

Pejabat di Korea Aerospace Research Institute (KARI) mengatakan mereka perlu melakukan analisis data lebih lanjut untuk mengetahui mengapa mesin terbakar dalam waktu yang lebih singkat.

Meskipun roket Nuri gagal menempatkan satelit dummy ke orbit, para ahli mengatakan upaya itu menandai langkah yang berarti dalam program luar angkasa Korea Selatan, menekankan tingkat keberhasilan roket yang baru dikembangkan pada upaya pertama adalah 30 persen hingga saat ini.

Korea Selatan telah menginvestasikan hampir 2 triliun won (setara 1,8 miliar dollar Amerika Serikat) untuk membangun roket Nuri sejak 2010.

Seluruh proses peluncuran roket Nuri dilakukan dengan teknologi buatan sendiri di negerinya sendiri, termasuk desain, produksi, pengujian, dan peluncuran operasi. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada yang Imutnya Awet, Ini 6 Potret Masa Kecil Seleb Korea Selatan

Ada yang Imutnya Awet, Ini 6 Potret Masa Kecil Seleb Korea Selatan

Bali | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:36 WIB

Daebak! Produk Xylitol x BTS Laku Keras dalam Kurun Waktu 2 Minggu

Daebak! Produk Xylitol x BTS Laku Keras dalam Kurun Waktu 2 Minggu

Your Say | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Blak-blakan, Ternyata Ini Alasan Joo Ji Hoon Mau Bintangi Drama Korea 'Jirisan'

Blak-blakan, Ternyata Ini Alasan Joo Ji Hoon Mau Bintangi Drama Korea 'Jirisan'

Your Say | Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Makin Melokal, Ini 6 Seleb Korea yang Pakai Baju Batik

Makin Melokal, Ini 6 Seleb Korea yang Pakai Baju Batik

Bali | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB