Perluas Pemukiman Warga Yahudi di Tepi Barat, Israel Dikecam Palestina hingga Yordania

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:54 WIB
Perluas Pemukiman Warga Yahudi di Tepi Barat, Israel Dikecam Palestina hingga Yordania
Pasukan Israel membuldozer sebuah masjid di Tepi Barat. [Anadolu Agency]

Suara.com - Israel mengumumkan rencana untuk membangun lebih banyak pemukiman bagi umat Yahudi di Tepi Barat yang diduduki. Rencana tersebut langsung mendapat kecaman dari Palestina, aktivis perdamaian, dan Yordania.

Mengutip Aljazeera, Senin (25/10/2021), pengumuman pada Minggu (24/10/2021) dari Kementerian Konstruksi dan Perumahan Israel mengatakan tender telah diterbitkan untuk 1.355 rumah di Tepi Barat.

Rumah-rumah baru itu menambah lebih dari 2.000 tempat tinggal yang menurut sumber pertahanan pada Agustus lalu akan diizinkan untuk pemukim Tepi Barat.

Menteri Perumahan dan Konstruksi Israel, Zeev Elkin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembangunan tersebut dilakukan untuk memperkuat kehadiran Yahudi di Tepi Barat yang dinilai sangat penting untuk visi Zionis.

Pada pertemuan kabinet mingguan, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh meminta negara-negara lain, terutama Amerika Serikat, untuk menghadapi Israel atas agresi yang ditimbulkan oleh pembangunan pemukiman bagi rakyat Palestina.

Otoritas Palestina akan sangat memperhatikan tanggapan dari pemerintahan Presiden AS Joe Biden yang mengatakan menentang pembangunan pemukiman Israel sepihak sebagai hambatan bagi solusi dua negara untuk konflik tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, sempat mengatakan pada Jumat lalu bahwa AS prihatin tentang rencana pembangunan pemukiman tersebut.

Price meminta Israel dan Palestina untuk menahan diri dari langkah-langkah sepihak yang memperburuk ketegangan dan melemahkan upaya untuk memajukan solusi dua negara yang dinegosiasikan.

Sekitar 475.000 orang Yahudi Israel tinggal di pemukiman Tepi Barat yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Yordania mengutuk pengumuman rencana pembangunan pemukiman di Tepi Barat. Yordanina menyebut pembangunan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional.

Juru bicara kementerian luar negeri Yordania, Haitham Abu al-Ful, mengecam pembangunan pemukiman dan penyitaan tanah Palestina. Ia mengatakan hal tersebut tidak sah untuk dilakukan.

Organisasi anti-pendudukan Peace Now mengatakan pengumuman tersebut membuktikan bahwa koalisi ideologis Perdana Menteri Israel Naftali Bennett yang beragam bukanlah “pemerintah pembawa perubahan”.

“Pemerintah ini jelas melanjutkan kebijakan pencaplokan (daerah) de facto Netanyahu,” ujar Peace Now.

(Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:34 WIB

Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB

Tuduh Kelompok HAM Palestina Teroris, Israel Dikritik PBB

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:14 WIB

Turki Tangkap 15 Anggota Jaringan Spionase Dinas Rahasia Israel Mossad

Turki Tangkap 15 Anggota Jaringan Spionase Dinas Rahasia Israel Mossad

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 09:58 WIB

Penampakan Pedang Kuno Bekas Tentara Salib Berusia 900 Tahun

Penampakan Pedang Kuno Bekas Tentara Salib Berusia 900 Tahun

Foto | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Terkini

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:57 WIB

Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana

Eks Ketua PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK Langsung Minta Penundaan Sidang Perdana

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah

Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:41 WIB