Klaim Kunci Kebangkitan Ekonomi di ASEAN, Jokowi Beberkan 3 'Jurus' Ini

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:40 WIB
Klaim Kunci Kebangkitan Ekonomi di ASEAN, Jokowi Beberkan 3 'Jurus' Ini
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (tangkap layar/ dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kesamaan dan visi semangat kolaborasi merupakan kunci utama dalam membangkitkan ekonomi ASEAN. Hal ini dikatakan Jokowi dalam sambutannya di acara ASEAN Business dan Investment Summit, Senin (25/10/2021).

"Kesamaan visi, semangat berkolaborasi dan kebersamaan langkah merupakan kunci utama kebangkitan ekonomi ASEAN," ujar Jokowi. 

Karena itu, Jokowi mengungkapkan tiga hal kunci untuk membangkitkan ekonomi di ASEAN.

Pertama, penanganan kesehatan harus tetap menjadi prioritas pertama. Agenda jangka pendek untuk mempercepat dan memeratakan vaksinasi di semua negara di kawasan, harus dilakukan bersama. Sehingga target vaksinasi penduduk ASEAN sebanyak 70 persen harus segera dicapai secepatnya. 

"Pemerintah dan pelaku bisnis di kawasan harus bersinergi untuk melakukan aksi bersama sedangkan ASEAN dalam jangka menengah perlu membangun protokol krisis kesehatan agar kawasan ASEAN lebih tahan menghadapi krisis kesehatan di masa depan," ucap Jokowi.

Kedua, pemulihan ekonomi ASEAN kata Jokowi harus dipercepat dengan melakukan reaktivasi perjalanan yang aman, termasuk pariwisata yang aman.

Menurut catatan UNWTO (United Nation World Tourism Organization, tingkat pembatasan di Asia Tenggara adalah yang tertinggi di dunia yaitu mencapai 82 persen.

Dengan situasi Covid-19 yang semakin terkendali, Jokowi menyebut pembatasan tersebut bisa dikurangi.

"Mobilitas bisa dilonggarkan tetapi harus menjamin aman dari resiko pandemi. Asean Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas Indonesia setahun yang lalu perlu segera diimplementasikan," tutur Jokowi.

baca juga

Selain itu, pengakuan sertifikat vaksin di kawasan termasuk interoperabilitas sistem vaksin juga harus segera dilakukan. Pengaturan travel bagi masyarakat yang telah divaksinasi dan sehat, negatif covid harus dibuat dan diterapkannya Vaccinated travel lane di kawasan. 

"Jika semua negara ASEAN segera memfasilitasi mobilitas masyarakat dengan aman, roda ekonomi bisa kembali bergerak. Indonesia juga telah membuka secara bertahap Bali untuk safe tourism dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi. 

"Indonesia membuka Bali setelah tingkat vaksinasi Bali secara penuh telah mencapai 84,8 persen. Indonesia akan membuka secara bertahap wilayah yang lain yang tingkat vaksinasi penuhnya melebihi 70 persen."

Selanjutnya ketiga kata Jokowi, adaptasi kegiatan ekonomi kawasan menuju ekonomi digital harus dipercepat di semua negara.

Teknologi digital menjadi solusi yang paling efektif dalam menyiasati keterbatasan pergerakan dan tatap muka dalam kegiatan ekonomi masyarakat.

Lanjut Jokowi, sebagai kawasan dengan pertumbuhan internet tercepat di dunia, potensi ekonomi digital ASEAN sangat besar. 

Selama pandemi ekonomi digital tumbuh mencapai 100 miliar dolar Amerika Serikat di tahun 2020.

"Hal ini menjadi batu lompatan kemajuan ekonomi di kawasan kita," tutur Jokowi. 

Selain itu, Kepala Negara menuturkan Indonesia mendukung ASEAN menjadi sebuah digitally connected community.

Pemerintah Indonesia juga telah menyusun peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis perjalanan transformasi digital indonesia. 

Jokowi menyebut nilai ekonomi digital Indonesia juga sangat menjanjikan diperkirakan mencapai 124 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2025, setara dengan 40 persen total nilai ekonomi digital Asia Tenggara.

"Saat ini Indonesia memiliki start up sebanyak 2.229, kelima terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki 1 decacorn dan 6 unicorn dan kami membuka peluang investasi sebesar besarnya di sektor ekonomi digital di Indonesia," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menegaskan ekonomi kawasan ASEAN bukan hanya akan pulih kembali, tetapi juga bisa melakukan lompatan kawasan ASEAN.

"Bukan hanya akan pulih kembali tetapi juga bisa melakukan lompatan kemajuan serta tumbuh bersama secara berkeadilan dan berkelanjutan. Langkah cepat bersama dalam penanganan kesehatan, reaktivasi perjalanan yang aman serta akselerasi ekonomi digital yang berkeadilan menjadi gerbang bersama untuk pulih bersama dan maju bersama," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di ASEAN Turun 14 Persen, Jokowi: Ada Harapan Baru

Kasus Covid-19 di ASEAN Turun 14 Persen, Jokowi: Ada Harapan Baru

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:07 WIB

Tolak Aturan Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Relawan Jokowi Bakal Gugat Inmendagri ke PTUN

Tolak Aturan Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Relawan Jokowi Bakal Gugat Inmendagri ke PTUN

Sumbar | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Bebani Rakyat, Relawan Jokowi Joman Gugat Inmendagri soal Syarat Tes PCR di PTUN Besok

Bebani Rakyat, Relawan Jokowi Joman Gugat Inmendagri soal Syarat Tes PCR di PTUN Besok

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 13:32 WIB

Peneliti Dukung Larangan Ekspor Nikel Mentah: Biar Investor Masuk ke Indonesia!

Peneliti Dukung Larangan Ekspor Nikel Mentah: Biar Investor Masuk ke Indonesia!

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:32 WIB

Terkini

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

×